Dirayakan Setiap 22 September, Ini Sejarah Hari Bebas Kendaraan di Dunia

Risna Halidi | Dinda Rachmawati
Dirayakan Setiap 22 September, Ini Sejarah Hari Bebas Kendaraan di Dunia
Aktivitas warga di Bundara HI, Minggu (15/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Setiap 22 September, Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor dirayakan di seluruh dunia.

Suara.com - Setiap 22 September, Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor dirayakan di seluruh dunia dan mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan mereka selama sehari. 

Perayaan ini juga mendorong pengendara untuk jalan kaki, bersepeda atau mulai menggunakan transportasi umum bagi mereka yang perlu melakukan perjalanan jauh. 

Bahkan, di hari ini beberapa kota menggunakan jalan raya mereka dengan cara berbeda. Misalnya, di Sao Paulo, Brasil, banyak masyarakat yang menggunakan kuda di jalan raya. Di Budapest, ada balapan untuk kendaraan bertenaga energi alternatif.

Sejarah Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Dilansir National Day Calendar, sejarah Hari Bebas Kendaraan Bermotor sebenarnya sudah dimulai sejak 1950-an, saat berbagai kalangan memprotes penggunaan kendaraan bermotor khususnya mobil. 

Baca Juga: Tips Bersepeda Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Car Free Day Ginza. (Suara.com/Vania)
Car Free Day Ginza. (Suara.com/Vania)

Saat itu, mobil dianggap mengganggu kota dan lingkungan. Inilah yang membuat Belanda dan Belgia mengadakan Hari Minggu Bebas Kendaraan Bermotor mulai tahun 1956-1957. 

Selama bertahun-tahun, penelitian mulai mengungkap dampak negatif kendaraan bermotor terhadap lingkungan.

Pada konferensi internasional pada tahun 1994, sebuah makalah yang membahas strategi untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor dibagikan.  

Pada akhir 1990-an, proyek bebas mobil direncanakan dan dilaksanakan di berbagai kota di Eropa. Pada tahun 1997, Asosiasi Transportasi Lingkungan Inggris mengoordinasikan tiga hari bebas kendaraan bermotor tahunan. Spanyol, Italia, dan Prancis mengikuti dengan proyek serupa.

Pada 2000 Hari Bebas Kendaraan bermotor pun hadir di Amerika Selatan dengan Car Free Program terluas diadakan di Bogota, Columbia. Pada tanggal 22 September 2000, European Car Free Day juga diadakan.  

Baca Juga: Event Bersepeda Virtual Pertama di Indonesia, Olahraga Sambil Donasi

Sejak itu, Hari Bebas Kendaraan Bermotor menjadi acara tahunan di 46 negara dan 2.000 kota di seluruh dunia, termasuk Jakarta yang mulai ikut menyelenggarakannya pada bulan September 2007.

Hari Kendaraan Bermotor pertama di Jakarta adalah dengan menutup jalan utama di sepanjang jalan dari bundaran Senayan di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, ke bundaran Hotel Indonesia di Jalan Thamrin, terus ke utara menuju Monumen Nasional Jakarta Pusat. 

Sejak Mei 2012 Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta diadakan setiap hari Minggu mulai jam 6 pagi sampai 11 siang. Masyarakat bebas melakukan berbagai kegiatan, mulai dari berolahraga dan mengadakan acara bersama komunitas mereka.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS