5 Manfaat yang Bisa Didapat dari Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 22 September 2020 | 11:34 WIB
5 Manfaat yang Bisa Didapat dari Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Car Free Day Bekasi.. (Antara)

Suara.com - Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day dirayakan setiap 22 September setiap tahunnya untuk mengurangi polusi dan pencemaran udara yang merusak lingkungan.

Dilansir Green Peace, lebih dari 95 persen populasi dunia menghirup udara berbahaya, yang merupakan penyebab kematian keempat di seluruh dunia, menewaskan 4,2 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya.

Ini juga merupakan masalah yang sangat serius bagi kesehatan planet kita. Baru-baru ini, Greenpeace merilis laporan berdasarkan penelitian baru dari German Aerospace Center, kita hanya memiliki sepuluh tahun untuk menyingkirkan kendaraan berbahan bakar fosil jika kita ingin menghindari dampak terburuk perubahan iklim. Usia kendaraan berbahan bakar fosil harus segera berakhir.

Untuk itu, cara terbaik untuk merayakan hari ini adalah dengan tidak menggunakan kendaraan dan menggantinya dengan berjalan kaki, bersepeda atau menumpang transportasi umum.

Dan berikut adalah lima manfaat yang akan kamu dapatkan jika mulai meninggalkan kendaraan bermotor untuk mobilitas sehari-hari.

1. Lebih sedikit polusi udara dan suara
Ketika pusat kota Paris menjadi bebas mobil pada tahun 2015, tingkat nitrogen dioksida turun hingga 40 persen di beberapa bagian kota, dan tingkat kebisingan turun hingga setengahnya di pusat kota.

2. Lebih banyak ruang untuk hidup, bukan lalu lintas
Membebaskan jalan dari dominasi lalu lintas membuat lebih banyak ruang untuk taman, alun-alun, dan kehidupan komunitas. Ruang hijau juga dapat menghidupkan kembali beberapa keanekaragaman hayati perkotaan kita yang hilang.

3. Infrastruktur yang lebih baik untuk transportasi aktif
Jalan kaki, bersepeda, skateboard, sepatu roda, dan bentuk transportasi aktif lainnya baik untuk tubuh kita dan planet ini. Lebih sedikit ruang untuk mobil berarti lebih banyak ruang untuk jalur sepeda dan infrastruktur pejalan kaki yang aman di jalan.

4. Lebih hemat
Lebih banyak uang tersisa untuk transportasi umum bertenaga energi yang lebih baik dan terbarukan serta skema berbagi mobil listrik yang lebih berkelanjutan. Membangun dan memelihara jalan untuk mobil membutuhkan banyak uang. Mengalihkan investasi itu ke transportasi berkelanjutan berarti kita dapat memiliki mobilitas nyaman yang sama tanpa jejak karbon.

baca juga

5. Planet menjadi lebih sejuk
Menyingkirkan jalanan yang bising dan mengurangi mobil yang mengeluarkan polusi akan membantu mendinginkan planet kita. Taman akan menyerap panas dan akan membantu mengurangi pulau-pulau panas perkotaan dibandingkan beton. Tentu saja ini akan membuat kota kita menjadi tempat tinggal yang lebih sejuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirayakan Setiap 22 September, Ini Sejarah Hari Bebas Kendaraan di Dunia

Dirayakan Setiap 22 September, Ini Sejarah Hari Bebas Kendaraan di Dunia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2020 | 10:06 WIB

Studi EAA: 400.000 Kematian di Eropa Terjadi karena Polusi Udara

Studi EAA: 400.000 Kematian di Eropa Terjadi karena Polusi Udara

Health | Rabu, 09 September 2020 | 19:33 WIB

Kurangi Polusi, Ini Negara dengan Jalur Sepeda Terpanjang Dunia

Kurangi Polusi, Ini Negara dengan Jalur Sepeda Terpanjang Dunia

Lifestyle | Rabu, 09 September 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×