Jangan Diminum, Ini Tanda Susu Sudah Basi dan Kedaluwarsa

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 23 September 2020 | 18:36 WIB
Jangan Diminum, Ini Tanda Susu Sudah Basi dan Kedaluwarsa
Ilustrasi minum susu. (Shutterstock)

Suara.com - Susu sering dijuluki sebagai 'makanan lengkap' oleh ahli gizi di seluruh dunia, karena kaya akan protein, lemak, karbohidrat, semua vitamin dan berbagai mineral penting untuk menopang kehidupan dan menjaga kesehatan yang baik.

Tapi, kita semua tahu segelas susu juga tidak baik untuk kesehatan jika rusak dan basi.

Hal itu hanya akan membuat perut Anda sakit dan membuat Anda terburu-buru ke toilet sesekali. Jangan lupakan rasa dan aroma susu yang tidak enak yang akan memainkan perannya sendiri dalam menjadi perusak suasana hati yang mutlak.

Untuk itu penting untuk mencari tahu tanda susu sudah basi dan tidak lauak diminum. Dilansir dari Food NDTV, berikut ini beberapa sarannya.

1. Uji Bau

Ilustrasi minum susu. (shutterstock)
Ilustrasi minum susu. (shutterstock)

Tes utama dan paling sederhana untuk memeriksa apakah susu membusuk atau tidak adalah dengan menciumnya. Satu karton susu segar tidak akan memiliki bau yang tidak biasa. Bau yang tidak sedap merupakan ciri dasar dari susu

2. Periksa Konsistensi Dan Tekstur

Susu adalah cairan yang encer dan halus. Jika ternyata terdapat gumpalan atau berwarna kekuningan yang berbeda dari putih bersih, pertanda susu tersebut kurang segar atau layak dikonsumsi.

Untuk mengecek tekstur susu Anda bisa mencoba tes sederhana juga. Tuang sedikit susu ke dalam gelas, jika mulai mengental, atau mendapatkan tekstur dan konsistensi seperti yogurt atau keju cottage.

baca juga

3. Cek warnanya

Warna susu murni dan segar putih bersih. Bahkan warnanya agak kuning atau putih pucat; ada kemungkinan besar bahwa susu Anda tidak aman dikonsumsi.

Ilustrasi susu. (Shutterstock)

Untuk memeriksa warnanya dengan lebih baik, Anda bisa menuangkan susu ke dalam gelas transparan dan mengamatinya terhadap cahaya. Jika warnanya tidak lain adalah putih, berarti susu Anda sudah busuk.

4. Periksa Apakah Susu Yang Ada Di Dalam Suhu Ruangan Terlalu Lama

Jadi, Anda telah memeriksa tanggal kedaluwarsa di bagian belakang karton Anda. Susu Anda masih bagus dua hari lagi untuk kedaluwarsa. Namun sudah mulai terasa, berbau dan terlihat aneh.

Bingung kenapa? Ini bisa jadi karena susu Anda berada terlalu lama di suhu ruangan. Pastikan, jika ASI ditaruh hanya pada suhu yang disarankan 39 derajat F (4 derajat C). Jika tidak digunakan, simpan susu kembali ke lemari es

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggung Bulan, Ada Promo Diskon di 5 Swalayan Ini: Susu, Beras & Lainnya

Tanggung Bulan, Ada Promo Diskon di 5 Swalayan Ini: Susu, Beras & Lainnya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2020 | 09:33 WIB

Tak Perlu Operasi, 5 Makanan Ini Bisa Memperbesar Ukuran Payudara!

Tak Perlu Operasi, 5 Makanan Ini Bisa Memperbesar Ukuran Payudara!

Health | Kamis, 17 September 2020 | 15:37 WIB

Bunda Mesti Tahu, Ini Penyebab Umum Gigi Karies Pada Anak

Bunda Mesti Tahu, Ini Penyebab Umum Gigi Karies Pada Anak

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2020 | 20:50 WIB

Terkini

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 16:46 WIB

×