alexametrics

Gajah dan Badak di Afrika Hampir Punah, Pangeran William Kesal

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Gajah dan Badak di Afrika Hampir Punah, Pangeran William Kesal
Pangeran William [shutterstock]

Pangeran William tampak kesal saat dihadapkan pada realita ancaman terhadap gajah dan badak. Kenapa?

Suara.com - Pangeran William tampak kesal saat dihadapkan pada realita ancaman terhadap gajah dan badak.

Ayah tiga anak itu terlihat berada di fasilitas gading yang dijaga ketat di Tanzania, di mana 43.000 gading gajah telah disita.

"Ini adalah jumlah gading yang menakjubkan, memang benar. Anda tidak bisa memikirkannya," kata William dikutip dari Mirror.

Pangeran William terlibat dalam pembuatan film dokumenter tentang masa depan satwa liar.

Baca Juga: Thailand Buka Jasa Video Call Bareng Gajah Selama Pandemi

Suami Kate Middleton itu memang dikenal memiliki ketertarikan terhadap satwa liar Afrika.

William juga nampak menunjukkan kesedihannya atas ancaman kepunahan badak yang banyak diburu dan diambil cula untuk digunakan di beberapa budaya sebagai pengobatan.

"Orang mungkin melihat mereka dan mengira itu tangki besar, raksasa hewan. Mereka menginginkan tanduk ini. Di sinilah cula itu berasal, pada badak hidup. Di sanalah seharusnya tetap ada," kata William.

Pembuat film dilakukan selama dua tahun saat William memulai misi global untuk memobilisasi tindakan dunia alam.

Dalam film tersebut, dia menegaskan bahwa anak muda sekarang memegang kunci hubungan antara manusia dengan lingkungan.

Baca Juga: Cantiknya Pemandangan Tol Pekanbaru-Dumai, Ada Jalur Khusus Gajah

Ia mengatakan, bagaimana tekad mereka untuk mengatasi perubahan iklim membuatnya optimis.

Komentar