Benarkah Berhubungan Seks Bisa Meredakan Stres? Ini Faktanya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 13 Oktober 2020 | 20:15 WIB
Benarkah Berhubungan Seks Bisa Meredakan Stres? Ini Faktanya
ilustrasi berhubungan seks. (istimewa)

Suara.com - Situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga hari ini membuat orang lebih mudah untuk stres dan juga depresi.

Maka tidak heran jika jumlah orang yang mengalami gangguan kesehatan mental meningkat selama pandemi. Sementara itu, di masyarakat sendiri ada anggapan bahwa berhubungan seks bisa meredakan stres dan depresi.

Tapi benarkah hal itu?

Dilansir dari Very Well, dalam sebuah studi Arizona State University pada 58 perempuan paruh baya, kasih sayang fisik atau perilaku seksual dengan pasangan secara signifikan memprediksi suasana hati dan stres negatif yang lebih rendah, dan suasana hati positif yang lebih tinggi pada hari berikutnya.

Sederhananya, para peneliti menemukan bahwa seks dan keintiman fisik membuat perempuan merasa stresnya berkurang dan suasana hatinya lebih baik keesokan harinya. Hasil ini tidak ditemukan saat perempuan mengalami orgasme tanpa pasangan.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Studi yang sama menemukan bahwa berada dalam suasana hati yang baik memprediksi lebih banyak kasih sayang fisik dan aktivitas seksual dengan pasangan keesokan harinya.

Studi lain meneliti tekanan darah peserta sebagai ukuran respons stres mereka selama berbicara di depan umum atau menghadapi masalah matematika — situasi yang sering menimbulkan stres.

Ditemukan bahwa mereka yang baru saja melakukan hubungan seksual cenderung memiliki tekanan darah dasar yang lebih rendah, lebih sedikit tekanan darah yang meningkat selama peristiwa stres, atau keduanya.

Temuan ini menunjukkan bahwa berhubungan seks dapat mengurangi respons stres selama situasi yang menantang, yang merupakan hal yang baik.

Baca Juga: Video Panas Mahasiswa Kupang Hubungan Intim saat Kuliah Online di Zoom

Sejalan dengan itu, penelitian lain melihat detak jantung wanita dan tingkat kortisol sebagai ukuran respons stres dan menemukan bahwa wanita menunjukkan respons stres yang lebih sedikit setelah 'kontak fisik positif' dengan pasangan. Dukungan emosional saja tidak memiliki efek yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI