Ngantuk tapi Harus Lembur? Coffee Nap Bisa Jadi Alternatif Solusi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:12 WIB
Ngantuk tapi Harus Lembur? Coffee Nap Bisa Jadi Alternatif Solusi
Ilustrasi Kopi (Unsplash @nate_dumlao)

Suara.com - Terkadang ada masa di mana kita harus mengerjakan tumpukan deadline meski sudah terasa lelah dan mengantuk. Secangkir kopi yang diharapkan pun serasa tak berefek pada tubuh.

Saat kamu mengalami hal seperti itu, kamu bisa mencoba coffee nap. Coffee nap adalah tidur sebentar di kisaran waktu 10-20 menit setelah minum kopi.

Mungkin cara ini masih terdengar asing di masyarakat Indonesia. Namun, di negara Eropa dan Amerika, coffee nap sudah jadi rutinitas para pekerja yang disibukkan dengan pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran.

Seorang pengguna jejaring sosial TikTok @aliciasannn, menjelaskan secara ilmiah alasan coffee nap membuat lebih segar dan bersemangat melalui video yang ia unggah.

Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)
Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)

Pada unggahannya tersebut, gadis ini menjelaskan tentang kopi yang mengandung kafein. Kafein ini merupakan zat psikoaktif yang apabila masuk ke tubuh dapat berpengaruh pada sistem saraf pusat.

Di saraf manusia terdapat reseptor dan terdapat pula molekul yang bernama adenosine. Adenosine inilah yang menyebabkan rasa kantuk di tubuh manusia. Saat kita tidur, Adenosine akan menghilang dan rasa kantuk pun ikut menghilang.

Saat minum kopi, molekul kafein akan memblokir reseptor-reseptor sehingga adenosine tidak bisa masuk ke saraf.

Ketika keduanya digabungkan, yakni minum kopi dan tidur dampaknya pada tubuh akan lebih terasa. Hal itu karena kopi bekerja memblokir reseptor dan adenosine akan menghilang saat tidur.

Perlu diingat, saat mencoba coffee nap, pastikan kamu tidak tidur lebih dari 30 menit untuk menghindari masuk ke fase tidur REM (Rapid Eye Movement) atau deep sleep. Karena apabila masuk ke fase itu, kamu justru akan sulit untuk bangun.

baca juga

Sebenarnya hal serupa juga bisa dilakukan setelah minum teh. Cara ini disebut dengan tea nap. Caranya pun sama. Reaksi kafein pada teh di saraf juga tak jauh berbeda dengan coffee nap. Namun efek teh tidak sekuat kopi dalam memblokir adenosin masuk ke reseptor.

Unggahan penjelasan ini pun banyak mendapat komentar dari warganet. "Gue pikir tubuh gue aneh. Tiap minum kopi gue ngantuk, jadi tidur. Setelah bangun malah berasa semangat, ternyata ada penjelasannya," ujar salah satu warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lirik Lagu Kopi Dangdut yang Viral di TikTok

Lirik Lagu Kopi Dangdut yang Viral di TikTok

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2020 | 07:27 WIB

Situasi Pandemi, Harga Kopi Temanggung Mampu Bertahan

Situasi Pandemi, Harga Kopi Temanggung Mampu Bertahan

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2020 | 07:50 WIB

Ini Dia Rekomendasi Kopi Starbucks untuk Penderita Maag

Ini Dia Rekomendasi Kopi Starbucks untuk Penderita Maag

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×