alexametrics

Ngantuk tapi Harus Lembur? Coffee Nap Bisa Jadi Alternatif Solusi

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna
Ngantuk tapi Harus Lembur? Coffee Nap Bisa Jadi Alternatif Solusi
Ilustrasi Kopi (Unsplash @nate_dumlao)

Jika sedang punya tugas setumpuk namun sudah mengantuk, kamu bisa coba coffee nap.

Suara.com - Terkadang ada masa di mana kita harus mengerjakan tumpukan deadline meski sudah terasa lelah dan mengantuk. Secangkir kopi yang diharapkan pun serasa tak berefek pada tubuh.

Saat kamu mengalami hal seperti itu, kamu bisa mencoba coffee nap. Coffee nap adalah tidur sebentar di kisaran waktu 10-20 menit setelah minum kopi.

Mungkin cara ini masih terdengar asing di masyarakat Indonesia. Namun, di negara Eropa dan Amerika, coffee nap sudah jadi rutinitas para pekerja yang disibukkan dengan pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran.

Seorang pengguna jejaring sosial TikTok @aliciasannn, menjelaskan secara ilmiah alasan coffee nap membuat lebih segar dan bersemangat melalui video yang ia unggah.

Baca Juga: Tanpa Minum Kopi, Inilah Cara Mudah Mengatasi Ngantuk

Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)
Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)

Pada unggahannya tersebut, gadis ini menjelaskan tentang kopi yang mengandung kafein. Kafein ini merupakan zat psikoaktif yang apabila masuk ke tubuh dapat berpengaruh pada sistem saraf pusat.

Di saraf manusia terdapat reseptor dan terdapat pula molekul yang bernama adenosine. Adenosine inilah yang menyebabkan rasa kantuk di tubuh manusia. Saat kita tidur, Adenosine akan menghilang dan rasa kantuk pun ikut menghilang.

Saat minum kopi, molekul kafein akan memblokir reseptor-reseptor sehingga adenosine tidak bisa masuk ke saraf.

Ketika keduanya digabungkan, yakni minum kopi dan tidur dampaknya pada tubuh akan lebih terasa. Hal itu karena kopi bekerja memblokir reseptor dan adenosine akan menghilang saat tidur.

Perlu diingat, saat mencoba coffee nap, pastikan kamu tidak tidur lebih dari 30 menit untuk menghindari masuk ke fase tidur REM (Rapid Eye Movement) atau deep sleep. Karena apabila masuk ke fase itu, kamu justru akan sulit untuk bangun.

Baca Juga: Nenek Penjual Kopi Terharu Mendapat Bantuan Sembako dari Kemensos

Sebenarnya hal serupa juga bisa dilakukan setelah minum teh. Cara ini disebut dengan tea nap. Caranya pun sama. Reaksi kafein pada teh di saraf juga tak jauh berbeda dengan coffee nap. Namun efek teh tidak sekuat kopi dalam memblokir adenosin masuk ke reseptor.

Unggahan penjelasan ini pun banyak mendapat komentar dari warganet. "Gue pikir tubuh gue aneh. Tiap minum kopi gue ngantuk, jadi tidur. Setelah bangun malah berasa semangat, ternyata ada penjelasannya," ujar salah satu warganet.

Komentar