Array

Pakai Bahan Ilegal saat Manikur, Wanita Ini Syok Kukunya Mendadak Copot

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:19 WIB
Pakai Bahan Ilegal saat Manikur, Wanita Ini Syok Kukunya Mendadak Copot
Ilustrasi perawatan kuku. (Shutterstock)

Suara.com - Untuk menjaga kesehatan dan penampilan kuku, banyak yang memilih melakukan manikur. Meski begitu, pastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam manikur telah aman.

Seorang ibu dua anak belum lama ini membagikan pengalaman mengerikan yang menimpa kukunya setelah manikur. Wanita 26 tahun ini syok mendapati kukunya tiba-tiba copot.

Melansir The Sun, Rabu (21/10/2020), ibu bernama Rachelann Gibson tersebut melakukan manikur di salon dan memasang kuku palsu.

Pasca pulang dari salon, Rachelann sempat mengangkat barang dan tidak sengaja menjatuhkannya di atas tangan. Akibatnya, kuku palsu wanita ini lepas bersama kuku aslinya.

"Boks yang jatuh mengenai kuku dan membuat kuku akrilik dan kuku asliku copot."

"Aku segera ke rumah sakit karena kerusakannya cukup parah, setelah diperiksa dan berbicara pada perawat, aku sadar aku beruntung karena tidak butuh operasi di bantalan kuku," tambahnya.

Ilustrasi kuku jari. (Pixabay)
Ilustrasi kuku jari. (Pixabay)

Ternyata, salon tempat Rachelann melakukan manikur menggunakan bahan ilegal yang bernama MMA (Methyl methacrylate).

MMA dipakai untuk merekatkan kuku palsu, tapi bahan ini tergolong ilegal karena menghasilkan perekat yang terlalu kuat hingga tahan berminggu-minggu.

Ibu 26 tahun ini pun sempat melakukan riset soal MMA sepulangnya dari rumah sakit. Rachelann baru tahu jika MMA ternyata sudah dilarang di industri kuku selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Rajin Manikur, Nenek 73 Tahun Selamat dari Kanker Paru-Paru

Jika dipakai, MMA dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kuku hingga mati rasa di ujung jari.

Bahkan, MMA dapat menyebabkan keguguran, kerusakan pada ginjal, masalah pada hati, dan masalah pernapasan.

"MMA adalah cairan asam yang bisa mengaktifkan bubuk akrilik agar meleleh di kukumu, dan juga sangat berbahaya untuk kuku," jelas Rachelann.

"Bahan ini sudah dilarang bertahun-tahun. Tapi, banyak salon masih menggunakan MMA dan pelanggan tidak tahu, bahan ini sangat kuat," imbuhnya.

Ilustrasi perawatan kuku. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi perawatan kuku. (Sumber: Shutterstock)

Sekarang, ibu dua anak ini mengaku kapok melakukan manikur dan menggunakan kuku palsu.

Dia juga mengingatkan agar orang lain mengecek bahan yang digunakan di setiap salon sebelum melakukan manikur untuk memastikan MMA tidak digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI