alexametrics

Keterbatasan Jumlah Film Jadi Alasan Cinema XXI Batal Operasional Hari Ini

Risna Halidi
Keterbatasan Jumlah Film Jadi Alasan Cinema XXI Batal Operasional Hari Ini
Pengunjung bersiap menyaksikan film yang diputar di bioskop CGV Cinemas Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kami memutuskan untuk menunda pembukaan bioskop di wilayah Ibu Kota. Salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan film yang akan ditayangkan."

Suara.com - Sejumlah bioskop di Jakarta sudah kembali operasional hari Rabu, 21 Oktober 2020 ini. Meski begitu, bioskop Cinema XXI memutuskan untuk menunda pembukaan jaringan bioskopnya di DKI Jakarta dengan alasan keterbatasan jumlah film yang akan ditayangkan.

Dikutip dari Antara, Rabu (21/10/2020), Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol mengatakan bahwa pihaknya tengah mempelajari dan melakukan perhitungkan lebih lanjut terkait operasional bioskop di tengah pandemi Covid-19.

"Kami memutuskan untuk menunda pembukaan bioskop di wilayah Ibu Kota. Salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan film yang akan ditayangkan, baik film Hollywood maupun film Nasional," kata Dewinta Hutagaol.

Meski belum operasional, Dewinta mengatakan Cinema XXI telah mengantongi ijin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dinilai siap melakukan protokol kesehatan.

Baca Juga: Sinopsis Film Brick Mansions yang Dibintangi Paul Walker

"Cinema XXI telah menerima Surat Keputusan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta," kata Dewinta tanpa menjelaskan hasil dari penilaian.

Meski belum operasional di Jakarta, Cinema XXI di luar Jakarta sudah mendapatkan ijin dan rekomendasi untuk memulai operasional di sejumlah daerah.

"Cinema XXI melakukan uji coba pembukaan kembali bioskop di Jatiland XXI, Ternate; Jayapura XXI; Transmart Pontianak XXI; TSM XXI, Bandung; Studio XXI, Banjarmasin; Big Mall XXI, Samarinda; Transmart Pangkal Pinang XXI," kata Dewinta lebih lanjut.

Di sisi lain, jaringan bioskop CGV telah membuka empat jaringan bioskopnya setelah mendapatkan persetujuan dan penilaian dari Pemprov DKI Jakarta. Hanya saja, kapasitas bioskop hanya diperbolehkan 25 persen dari kapasitas total.

Empat bioskop tersebut adalah CGV Grand Indonesia, CGV AEON Mall Jakarta Garden City, CGV Green Pramuka Mall, serta CGV Transmart Cempaka Putih.

Baca Juga: Libur Panjang, Epidemiolog UI: Hindari Daerah Zona Oranye dan Merah

Pembukaan bioskop sendiri merujuk Surat Keputusan no 268 tahun 2020 tentang pembukaan kembali usaha pariwisata di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi bagi usaha bioskop, tertanggal 20 Oktober 2020.

Komentar