Pakar: Inilah Deretan Dampak Buruk yang Terjadi Gegara Pandemi Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:33 WIB
Pakar: Inilah Deretan Dampak Buruk yang Terjadi Gegara Pandemi Covid-19
Ilustrasi sampah medis (News.Cn)

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah membawa begitu banyak perubahan pada pola hidup masyarakat. Hal ini termasuk rendahnya daya beli masyarakat, yang meningkatkan angka kemiskinan, sehingga supply dari petani juga mandek alias tidak berputar.

Spesialis Gizi dr. Widjaya Lukito, SpGK, PhD, mengungkap bahwa melambatnya produk impor karena pandemi Covid-19 seharusnya jadi kesempatan produk pangan lokal dari petani semakin menggeliat.

"Perubahan ini harus jadi kesempatan memberikan daya ungkit pangan lokal. Kadar gizi pangan lokal juga lebih unggul karena rendah bahan kimia sebagai penyubur tanaman. Sehingga terbentuknya kesadaran pangan berkualitas itu hal positif yang bisa diambil," ujar dr. Widjaya dalam acara Webinar Indofood, Rabu (21/10/2020).

Kesempatan majunya produk pangan lokal juga sejalan dengan tren meningkatnya penjualan produk sayur dan buah. Di mana saat ini masyarakat sedang berusaha menjaga kekebalan tubuh, dan mereka banyak mengandalkan sayur dan buah yang memiliki banyak kandungan vitamin untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

"Kita lihat memang terjadi peningkatan produk yang terjual untuk makanan jadi buah segar dan sayur mayur, konsumsi ini ada tren yang bagus. Konsumsi buah dan sayur jadi meningkat, ke depan baseline survei PHBS, konsumsi sayur buah jadi tinggi," paparnya.

Adapun nampak negatif lainnya yang patut disoroti adalah limbah medis, seperti alat pelindung diri (APD), ke mana limbah infeksius itu dibuang atau dimusnahkan. Ditambah minimnya human touch (sentuhan fisik), karena keharusan jaga jarak, ini sama artinya hubungan sosial antar manusia jadi terhalang.

Kemudian kebiasaan belanja online semakin meningkat, yang berarti limbah plastik dari kemasan dan paket juga semakin bertambah.

"Peningkatan belanja bahan makanan, memang belanja paket data meningkat, makanan dan minuman jadi (instan) itu juga cukup meningkat selama pandemi Covid-19," kata dr. Widjaya.

Namun di balik itu semua, tetap masih asa hal-hal baik yang patut disyukuri. Kini, masyarakat lebih memperhatikan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan protokol 3M agar terhindar dari Covid-19, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Pelihara Hewan Kala Pandemi: dari Iseng-iseng hingga Serius

Tren Pelihara Hewan Kala Pandemi: dari Iseng-iseng hingga Serius

Video | Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:20 WIB

Liburan di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Saran Pakar Epidemiologi UI

Liburan di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Saran Pakar Epidemiologi UI

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:37 WIB

Pandemi Covid-19 Membuat Penjualan Polis Asuransi Meningkat Pesat

Pandemi Covid-19 Membuat Penjualan Polis Asuransi Meningkat Pesat

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:31 WIB

Terkini

Bupati Gowa Tunjukkan Video Kepala Kantor Pos Akui Salah Kirim Surat MA

Bupati Gowa Tunjukkan Video Kepala Kantor Pos Akui Salah Kirim Surat MA

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:45 WIB

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:43 WIB

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:35 WIB

×