Libur Panjang, Epidemiolog UI: Hindari Daerah Zona Oranye dan Merah

Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:17 WIB
Libur Panjang, Epidemiolog UI: Hindari Daerah Zona Oranye dan Merah
Tangkapan layar, Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono. (YouTube BNPB)

Suara.com - Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono menyatakan bahwa liburan di tengah pandemi Covid-19 tidak masalah selama bisa menerapkan protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Tri Yunis menyebut setiap orang yang akan berlibur pada libur panjang peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 Oktober hingga 1 November 2020, harus mempersiapkan perlindungan diri sendiri.

"Jadi kalau liburan kita mau isi dengan berkumpul bersama keluarga dan teman harus dengan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan. Kalau itu dipenuhi Insyaallah liburan kita tetap sehat," kata Tri Yunis dalam diskusi dari Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Setiap orang yang akan liburan juga wajib memastikan diri dalam kondisi sehat, sehingga meminimalisir resiko tertular atau menulari kepada orang lain. Selain itu, setiap orang yang akan melakukan aktivitas perjalanan ke luar kota juga harus memperhatikan peta zonasi risiko yang dibuat oleh Satgas Covid-19.

"Kalau kita di kabupaten/kota zona hijau itu aman, kita mau pergi ke zona merah sebaiknya dihindari karena mau apapun juga kita punya resiko tinggi tertular covid-19, mau ke mal ke mana pun beresiko di zona merah, kalau zona oranye juga berbahaya jadi sebaiknya ke zona kuning dan hijau," jelasnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, saat ini terdapat 32 kabupaten/kota zona merah (resiko tinggi), 344 kabupaten/kota zona oranye (resiko sedang), 113 kabupaten/kota zona kuning (resiko rendah), 12 zona hijau tidak ada kasus, dan 13 zona hijau tidak terdampak, daftar peta zonasi ini dapat dilihat di covid19.go.id/peta-risiko.

Sementara jumlah pasien covid-19 di Indonesia terus bertambah, hingga kini ada 368.842 orang positif, 62.455 di antaranya dalam perawatan, 293.653 orang sembuh, 12.734 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI