Cak Lontong: Saya Pelawak yang Tidak Lucu

Ririn Indriani

Minggu, 25 Oktober 2020 | 16:09 WIB
Cak Lontong: Saya Pelawak yang Tidak Lucu
Cak Lontong, dalam webinar Anatomi Lelucon dan Para Lakon.

Suara.com - "Salam Lemper!” Setiap mendengar jargon khas itu, rasanya kebanyakan dari masyarakat Indonesia ingin segera menghentikan aktivitasnya sejenak supaya bisa menyimak kata demi kata dari sang pemilik jargon dengan seksama – lalu mentertawakannya. Ya, siapa tak kenal Cak Lontong? Ia pelawak multiformat sekaligus multiplatform. Di panggung stand-up comedy, aksinya begitu dinantikan.

Saat muncul di grup lawak? Dia juga jago. Mau tampil di TV atau di acara off-air pun sama-sama mudah baginya untuk mengocok perut penonton.

Tak ayal, tersiar kabar bahwa Cak Lontong adalah pelawak termahal di Indonesia saat ini. Namun di webinar “Anatomi Lelucon dan Para Lakon” sekaligus peluncuran buku Anatomi Lelucon di Indonesia karya Darminto M. Sudarmo, yang diadakan oleh Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3) Sabtu, 24 Oktober 2020, ia menampiknya.

“Itu salah itu. Enggak se-Indonesia, ah. Se-Asia Tenggara!” kelakarnya.

Terlepas dari kebenaran rumor itu sendiri, di baliknya ada satu kebenaran yang hampir tak terbantahkan: Cak Lontong sudah layak untuk dijadikan tolok ukur kesuksesan profesi pelawak di negeri ini.

Yang membuat webinar kesembilan IHIK3 ini makin istimewa, Cak Lontong mau membagikan resep suksesnya menjadi pelawak.

Pertama-tama, ternyata Cak Lontong menjaga kualitas dirinya sebagai entertainer dengan sistem manajemen yang rapi dan mendetail.

Di depan para pemirsa webinar, ia mengisahkan satu kebiasaannya dari dulu, yakni selalu mencatat isi kopernya saat bepergian.

Semua isi dalam koper yang ia bawa itu ia rinci dan catat satu per satu di buku kecil. Tujuannya agar ketika nanti ia akan pulang dan berkemas, semua barang yang dibawanya tidak ada yang tertinggal.

baca juga

Kebiasaan seperti ini menurutnya adalah cara yang bagus untuk melatih manajemen diri. Pada akhirnya, kedisiplinan ini membentuknya menjadi individu sekaligus entertainer yang berkualitas.

Kedua, komedian bernama asli Lies Hartono ini sangat serius dalam melakukan persiapan sebelum tampil.

Ia meriset betul acara apa yang akan ia hadiri, siapa yang mengundangnya, budaya perusahaannya seperti apa, dan lain-lain.

Cak Lontong mengaku telah melakukan hal ini sejak awal merintis karir menjadi pelawak.

Manajemen yang apik dan kemampuan meriset ini adalah bekal penting pelawak yang akan sangat bermanfaat ketika bertemu dengan suatu kesempatan untuk melejitkan karir. Akan tetapi, bukan berarti setelah si pelawak bertemu dengan momentumnya tugasnya telah usai.

Justru, ia harus terus mempertahankan bekal yang dimilikinya tadi agar tidak ditinggalkan oleh industri.

Nah untuk mengantisipasi itu, Cak Lontong punya resep yang agak nyeleneh: ia selalu memosisikan dirinya sebagai pelawak yang tidak lucu.

“Saya ketika masih susah, sampai sekarang orang mungkin menganggap saya sudah sukses, saya tetap tidak lucu,” aku Cak Lontong.

Menurutnya, ketika seorang pelawak sudah menganggap dirinya sukses karena lucu, maka kerja keras dan etos kerjanya bisa jadi akan berkurang dibandingkan ketika awal merintis karir.

Di saat seorang pelawak sudah mulai puas dengan standar kelucuannya sendiri, maka usahanya untuk terus belajar dan mengembangkan diri menjadi berkurang. Inilah yang ditakutkan oleh Cak Lontong terjadi di dirinya. Maka dari itu, ia memilih untuk menganggap dirinya sendiri bukan pelawak yang lucu.

“Bukan hanya pelawak, semua profesi itu musuhnya rasa puas,” tandasnya

Sebagai pemikir dan pengamat humor, Darminto M. Sudarmo setuju dengan apa yang disampaikan oleh Cak Lontong tersebut.

“Prinsip-prinsip dan ideologi Cak Lontong ini khas dari manusia modern. Tidak semua pelawak mau mengakui dirinya tidak lucu. Saya harap para pelawak saat ini maupun yang ingin menjadi pelawak, mau terus belajar dan mengembangkan diri,” kata co-founder IHIK3, penulis lebih dari 10 buku humor, sekaligus kartunis di berbagai media massa tersebut.

“Ibarat kita kuliah, seharusnya tidak ada kata lulus. Harusnya orang itu tidak diberi gelar, biar mau terus belajar sampai mati. Baru nanti diberi gelar kalau sudah almarhum,” gurau Darminto sebelum mulai membedah bukunya secara singkat.

Darminto M. Sudarmo, dalam sesi bedah buku singkat Anatomi Lelucon di Indonesia
Darminto M. Sudarmo, dalam sesi bedah buku singkat Anatomi Lelucon di Indonesia

Tak mau kalah dengan Cak Lontong, Darminto juga membeberkan jurus-jurus dalam membuat lelucon yang dikutip dari bukunya, Anatomi Lelucon di Indonesia.

“Ahli bedah humor” ini menjelaskan, setidaknya ada 25 teknik untuk membuat lelucon, di antaranya parodi, slapstick, satire, sinisme, dan olah logika – seperti yang sering diperagakan pula oleh Cak Lontong.

Di samping itu, Darminto juga mencatatkan bahwa ada satu jurus khas untuk membuat lelucon yang berasal dari Indonesia – terutama dalam wacana humor-humor dari budaya Jawa – yakni parikena.

Parikena sendiri adalah humor yang berisi ledekan, tapi dengan nada atau tone yang sopan. Umumnya, parikena diungkapkan oleh orang-orang yang tertindas ke penindasnya. Contohnya, seorang pelayan yang sudah sangat sebal dengan perlakuan tuannya yang semena-mena tiba-tiba bilang, “Permisi tuan, boleh saya injak leher tuan?”

“Parikena diakui oleh teman saya – kartunis asal Jerman yang sekarang jadi warga negara Australia – sebagai satu-satunya jurus humor yang belum pernah ia dengar. Parikena ini bagaikan sebuah paradoks di kultur Barat,” jelas Darminto.

Acara virtual yang diadakan pada Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 14.00-16.00 WIB ini dihadiri oleh beragam kalangan, dari akademisi, karyawan, ASN, hingga kartunis dan pelaku humor.

Beberapa di antara audiens juga langsung memesan buku Anatomi Lelucon di Indonesia yang kini sedang berada di tahap pre-order sampai 27 November 2020 mendatang.

“Acaranya sangat menarik, kehadiran Cak Lontong sangat menghibur. Saya dapat banyak hal baru dalam humor,” begitu testimonial dari I Wayan Nuriarta (35, dosen ISI Denpasar sekaligus kartunis asal Bali) pascaacara.

Sementara Suryadi (45, karyawan), bilang, “Sudah lama banget ingin tahu Pak Darminto. Baru kali ini bisa lihat langsung dan mendengar pikiran-pikirannya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Siang Ini, Jenazah Lebih Dulu Disemayamkan di GPIB Effatha

Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Siang Ini, Jenazah Lebih Dulu Disemayamkan di GPIB Effatha

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Kim Heechul Hiatus Sementara, Komedian Kim Shin Young Gabung Knowing Bros

Kim Heechul Hiatus Sementara, Komedian Kim Shin Young Gabung Knowing Bros

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:26 WIB

Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya

Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

Dirawat di RS, Keluarga Diding Boneng Bersyukur Seluruh Biaya Ditanggung BPJS

Dirawat di RS, Keluarga Diding Boneng Bersyukur Seluruh Biaya Ditanggung BPJS

Entertainment | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:00 WIB

Kondisi Terkini Diding Boneng Usai Dirawat 4 Malam di RS

Kondisi Terkini Diding Boneng Usai Dirawat 4 Malam di RS

Entertainment | Minggu, 22 Februari 2026 | 09:00 WIB

Mohon Doa, Diding Boneng Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Asma Kambuh

Mohon Doa, Diding Boneng Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Asma Kambuh

Entertainment | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:13 WIB

Idap Jantung hingga Thalassemia, Pelawak Prapto Pempek Butuh Bantuan

Idap Jantung hingga Thalassemia, Pelawak Prapto Pempek Butuh Bantuan

Entertainment | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:11 WIB

Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea

Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea

Video | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:00 WIB

Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?

Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:15 WIB

Pandji Pragiwaksono Titip Pesan Penting untuk Presiden Prabowo

Pandji Pragiwaksono Titip Pesan Penting untuk Presiden Prabowo

Entertainment | Minggu, 04 Januari 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Joki Perempuan, Eksekutor Pria! Aksi Curanmor di Pasar Cinagen Sukabumi Terekam CCTV

Joki Perempuan, Eksekutor Pria! Aksi Curanmor di Pasar Cinagen Sukabumi Terekam CCTV

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 11:51 WIB

Pakai Grup Bakrie, Danantara Mau Bisnis Bus dan Truk Listrik

Pakai Grup Bakrie, Danantara Mau Bisnis Bus dan Truk Listrik

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:51 WIB

AHY: Rakyat Bisa Bertahan Belum Sejahtera, tapi Sulit Menerima Ketidakadilan

AHY: Rakyat Bisa Bertahan Belum Sejahtera, tapi Sulit Menerima Ketidakadilan

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:49 WIB

Super League 2026/2027 Siap Bergulir, I.League Pasang Target Tembus 10 Besar Asia

Super League 2026/2027 Siap Bergulir, I.League Pasang Target Tembus 10 Besar Asia

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 11:49 WIB

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:48 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis dan Busuk yang Membandel di Kulkas

7 Cara Menghilangkan Bau Amis dan Busuk yang Membandel di Kulkas

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 11:47 WIB

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:47 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Bayi dan Balita 100 Persen Mineral Physical

5 Rekomendasi Sunscreen Bayi dan Balita 100 Persen Mineral Physical

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 11:45 WIB

Profil Benat San Jose Pelatih Baru Emil Audero: Punya Kedekatan dengan Indonesia

Profil Benat San Jose Pelatih Baru Emil Audero: Punya Kedekatan dengan Indonesia

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 11:44 WIB

Intip Mobil Baru Renault Harga 80 Juta, Konsumsi BBM Tembus 25,2 Km/Liter

Intip Mobil Baru Renault Harga 80 Juta, Konsumsi BBM Tembus 25,2 Km/Liter

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 11:43 WIB

×