Di Thailand, Sampah yang Dibuang Turis Sembarangan Akan Dikirim Kembali

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 03 November 2020 | 13:16 WIB
Di Thailand, Sampah yang Dibuang Turis Sembarangan Akan Dikirim Kembali
Ilustrasi Thailand (Photo by Geoff Greenwood on Unsplash)

Suara.com - Salah satu permasalahan pada destinasi wisata adalah para turis  yang kerap membuang sampah sembarangan. Padahal, tempat sampah sudah disediakan, namun tetap saja ada oknum yang membuang sampah sesuka hati.

Melansir dari World of Buzz, Menteri Lingkungan Thailand, Varawut Silpa-Archa memiliki cara untuk mengatasi wisatawan yang buang sampah sembarangan.

Varawut mengumumkan, bahwa orang yang membuang sampah sembarangan di Taman Nasional Thailand akan menerima kembali sampah-sampah tersebut.

Nantinya, sampah-sampah yang dibuang sembarangan akan dikemas dan dikirim melalui pos ke rumah wisatawan yang berulah. Mungkin akan terbesit pertanyaan, bagaimana cara mereka mengetahui alamat dari wisatawan yang buang sampah sembarangan?

Sampah yang dikirim balik (Facebook TOP Varawut  -   )
Sampah yang dikirim balik (Facebook TOP Varawut - )

Berdasarkan aturan saat ini, semua pengunjung taman nasional diharuskan untuk mendaftarkan diri. Pada pendaftaran, mereka diharuskan untuk mengisi data diri.  Langkah awal tersebut akan memudahkan pelacakan wisatawan bandel untuk dikirimkan kembali sampah mereka yang 'ketinggalan'.

Thailand adalah salah satu negara yang memiliki banyak destinasi wisata populer. Jutaan wisatawan datang mengunjungi negara ini tiap tahunnya. Sampah-sampah yang dihasilkan pun bisa mencapai 50 ribu kilogram sekama musim puncak tahun baru.

Dalam unggahan akun jejaring sosial Facebook, Varawut mengatakan, kejahatan terhadap alam dapat dihukum hingga 5 tahun penjara atau denda hingga 500 ribu Baht atau sekitar Rp 235 juta.

Ilustrasi sampah plasti. (Pixabay/Stux)
Ilustrasi sampah plasti. (Pixabay/Stux)

Hal ini tertera pada undang-undang Thailand yang melarang perusakan lingkungan alam dan pejabat akan melaksanakan hukum dengan ketat. Hal ini merupakan inisiatif baik yang mungkin bisa ditiru oleh negara lain yang memiliki masalah sampah.

Sampah yang terbuang tidak pada tempatnya dapat membahayakan makhluk hidup lain yang tinggal di area itu. Para hewan mungkin akan mengira sampah-sampah itu adalah makanan. Saat sampah itu termakan, bukan tidak mungkin para hewan tak bersalah ini keracunan.

baca juga

Meski demikian, akan jauh lebih baik bila masyarakat sadar lebih dulu bahwa membuang sampah pada tempatnya bukanlah hal sulit. Setiap orang harus sadar bahwa sampah yang mereka hasilkan adalah tanggung jawab mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Buang Sampah Sisa Ultah di Kalimalang, Begini Nasib 2 Warga Bekasi

Viral Buang Sampah Sisa Ultah di Kalimalang, Begini Nasib 2 Warga Bekasi

Jabar | Selasa, 03 November 2020 | 10:33 WIB

Bikin Geram! Wanita Ini Santai Buang Kulit Kuaci saat Pegawai Lagi Nyapu

Bikin Geram! Wanita Ini Santai Buang Kulit Kuaci saat Pegawai Lagi Nyapu

News | Senin, 02 November 2020 | 18:08 WIB

Viral Kucing Pulang Bawa Utang usai Hilang 3 Hari, Publik Gemas

Viral Kucing Pulang Bawa Utang usai Hilang 3 Hari, Publik Gemas

News | Senin, 02 November 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

×