Chef Arnold Poernomo Sebut Kuliner Indonesia Lebih Berbudaya

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 19 November 2020 | 14:04 WIB
Chef Arnold Poernomo Sebut Kuliner Indonesia Lebih Berbudaya
Chef Arnold Poernomo memasak . (YouTube)

Suara.com - Rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau. Ungkapan itu nampaknya tepat untuk menggambarkan pemikiran masyarakat Indonesia terhadap negaranya sendiri, termasuk juga dalam bidang kuliner.

Tidak sedikit masyarakat yang menganggap kuliner luar negeri lebih baik dibanding kuliner Indonesia.

Namun selebriti Chef Arnold Poernomo secara lantang membantah anggapan tersebut.

"Master Chef Australia memang sangat bagus, tapi Master Chef Indonesia lebih berbudaya. Karena hidangan kita lebih ada tradisi. Australia, Amerika, Eropa kurang," ujar Arnold saat berdiskusi di channel YouTubenya 'Arnold Poernomo', dikutip Suara.com.

Sebagai chef yang sudah bertahun-tahun menggeluti dunia masak memasak, termasuk pergi ke berbagai negara untuk mencicipi aneka masakan dan budaya luar negeri, Chef Arnold mengatakan kuliner Indonesia tidak bisa disamakan dengan kuliner luar negeri.

"Standard of plating Indonesia berbeda dengan standar plating di luar, orang di Australia mereka makan di restoran standarnya masih normal, lifestylenya sudah berbeda. Di sini banyak sekali budaya dan juga daerah yang setiap daerah memiliki standar yang berbeda, dan quality of life yang berbeda juga," jelas Chef Arnold.

Lelaki yang juga menjadi juri di ajang memasak 'MasterChef' itu selalu menemukan standar makanan di Indonesia berbeda setiap daerah. Banyak resep masakan antar daerah sudah turun temurun dari orang tua terdahulu.

"Mereka (orang Indonesia) tidak semuanya ke restoran tetapi mereka masak makanan Indonesia lebih enak, daripada orang-orang yang di kota," katanya.

"Negara seperti kita kulturnya itu sangat strong, resep turun temurunnya dari nenek moyang udah ratusan tahun," sambungnya.

baca juga

Sehingga menurutnya tidak fair jika Indonesia dibandingkan dengan Australia, yang menurut dia termasuk negara baru dan belum memiliki tradisi atau cita rasa makanan khas seperti di Indonesia yang beraneka ragam.

"Australia adalah negara baru, dan mereka makanan tradisionalnnya apa sih, fish and chip, pie? Indonesia banyak. (Australia) historinya nggak ada," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sultan! Hotman Paris Bikin Heboh Jajan Popcorn Emas Seharga Rp50 Juta

Sultan! Hotman Paris Bikin Heboh Jajan Popcorn Emas Seharga Rp50 Juta

Lifestyle | Kamis, 19 November 2020 | 13:09 WIB

Dibeli Hotman Paris Rp50 Juta, Popcorn Chef Arnold Ini Ada Emasnya

Dibeli Hotman Paris Rp50 Juta, Popcorn Chef Arnold Ini Ada Emasnya

Jogja | Kamis, 19 November 2020 | 11:03 WIB

Kehadiran Yuri JKT48 Bikin Masterchef Indonesia Dituduh Ajang Settingan

Kehadiran Yuri JKT48 Bikin Masterchef Indonesia Dituduh Ajang Settingan

Entertainment | Selasa, 17 November 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop

Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:09 WIB

Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah

Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:07 WIB

Menag Nasaruddin Umar Masuk Bursa Ketum PBNU, Gus Ipul Bicara soal Aturan Main

Menag Nasaruddin Umar Masuk Bursa Ketum PBNU, Gus Ipul Bicara soal Aturan Main

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:06 WIB

5 Tips Membuat Itinerary Liburan Hemat Budget untuk Backpacker

5 Tips Membuat Itinerary Liburan Hemat Budget untuk Backpacker

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:05 WIB

Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi

Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:01 WIB

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00 WIB

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:58 WIB

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

×