Kiat Kemenparekraf Agar Masyarakat Mau Berlibur Lagi, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 20 November 2020 | 17:10 WIB
Kiat Kemenparekraf Agar Masyarakat Mau Berlibur Lagi, Apa Saja?
Ilustrasi Bali. (Dok : Kemenparekraf).

Suara.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak bagi sektor kesehatan. Tapi juga berbagai sekor, salah satunya pariwisata.

Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk mencegah penularan virus corona, memaksa banyak orang sulit untuk pergi ke destinasi wisata. Tentu saja, dampaknya pada penurunan angka wisatawan, baik dalam maupun luar negeri.

Bahkan, dalam acara diskusi “Jurnalisme Pariwisata di Era New Normal, yang diadakan, Jumat, (20/11/2020), di Hotel Milenium Sirih,  Juru Bicara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Prabu Revolusi, menyebut bahwa penurunan angka wisatawan di Indonesia hingga mencapai 80 persen.

"Jadi sektor pariwisata itu salah satu yang paling terdampak. Kenapa, karena semua orang engga boleh gerak dan harus di rumah. Kalau engga ada pergerakan (wisatawan) otomatis mati sektor pariwisata," ujar Prabu.

Royal Pita Maha, Bali. (Sumber : Kemenparekraf/WonderfulImage.id).
Royal Pita Maha, Bali. (Sumber : Kemenparekraf/WonderfulImage.id).

Kini setelah lebih dari sepuluh bulan pandemi berlangsung, Kemenparekraf berupaya untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan agar bisa kembali mengunjungi sejumlah destinasi wisata. Tentunya, ada sejumlah hal yang mesti dipersiapkan.

Salah satunya ialah dengan melakukan sertifikasi Sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety & Environment) atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

Kepala Biro Komunikasi,  Agustini Rahayu adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait, lingkungan masyarakat, dan destinasi pariwisata.

"Sertifikasi CHSE ini berfungsi untuk sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan," ujar Rahayu.

Dalam situs CHSE disebutkan bahwa saat ini telah ada 7.541 usaha pariwisata yang telah mendapatkan sertifikasi ini di 307 kabupaten dan Kota, serta 34 provinsi. Lebih jauh, Rahayu mengatakan, bahwa program sertifikasi ini ialah salah satu upaya untuk kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap destinasi wisata sambil tetap menjaga protokol kesehatan. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi, Pengelola Pariwisata Swasta Menggeliat di Kutai Kartanegara

Selama Pandemi, Pengelola Pariwisata Swasta Menggeliat di Kutai Kartanegara

Kaltim | Rabu, 18 November 2020 | 09:37 WIB

Tegakkan Protokol Kesehatan, Kemenparekraf Beri Pelatihan Khusus

Tegakkan Protokol Kesehatan, Kemenparekraf Beri Pelatihan Khusus

Sumsel | Selasa, 17 November 2020 | 20:55 WIB

Patuh Protokol Kesehatan, Petugas Hotel Dapat Pelatihan dari Kemenparekraf

Patuh Protokol Kesehatan, Petugas Hotel Dapat Pelatihan dari Kemenparekraf

Lifestyle | Selasa, 17 November 2020 | 18:23 WIB

Terkini

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 20:37 WIB

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:10 WIB

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:04 WIB

×