Generasi Muda Bisa Jadi Agen Perubahan Selamatkan Bumi, Begini Caranya

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Senin, 23 November 2020 | 15:48 WIB
Generasi Muda Bisa Jadi Agen Perubahan Selamatkan Bumi, Begini Caranya
Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]

Suara.com - Kondisi bumi semakin mengkhawatirkan. Faktor alam ditambah ulah manusia, membuat bumi yang di dalamnya terdapat unsur air, tanah, dan udara, semakin hari semakin rusak.

Jika hal ini tidak segera dikendalikan dan diperbaiki, maka kerusakan alam akan semakin parah, yang tentunya memberikan dampak buruk bagi kehidupan di masa yang akan datang.

Melihat hal tersebut, generasi muda dianggap penting sebagai agen perubahan dalam pemecahan masalah lingkungan. Apalagi Yayasan Indonesia Cerah dan Change.org mencatat bahwa 89 persen generasi muda merasa sangat khawatir dengan dampak krisis iklim yang terjadi saat ini.  

"Generasi Y, Z dan A dihadapkan oleh tantangan yang begitu besar untuk kehidupan dimasa yang akan datang, khususnya mengenai keseimbangan alam dan ketidakpastian global. Untuk menghadapi tantangan tersebut, dibutuhkan rasa saling memiliki serta bergotong-royong antar generasi," jelas Erwin Parengkuan Founder dan CEO TALKINC dalam diskusi virtual pada Senin (23/11/2020).

Memanfaatkan teknologi melalui media sosial yang akrab dengan generasi muda, kata Erwin. merupakan metode yang tepat untuk kita bersama-sama menyadarkan, mengingatkan, dan berkomitmen menjaga bumi kita bersama.

Untuk itu, TALKINC bekerjasama dengan TikTok sebagai salah satu platform media sosial populer bersama-sama menyuarakan pergerakan menyelamatkan bumi lintas generasi.

Hal ini sejalan dengan tujuan TikTok untuk dapat menginspirasi dan mendorong generasi muda dalam memberikan dampak positif terhadap komunitas serta dunia.

Caranya, adalah dengan mengajak seluruh kalangan untuk turut berpartisipasi mengikuti TikTok hashtag challenge dan TALKINC essay competition 300 kata mengenai Local Hero. 

"Konsep dari Local Hero adalah menceritakan tentang seseorang yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitarnya. Pemenang akan diumumkan pada akhir Desember 2020 melalui platform media sosial TALKINC," jelas Erwin.

baca juga

Kegiatan ini, kata Erwin diharapkan dapat membuat lebih banyak generasi muda untuk berkontribusi menyelamatkan bumi, mulai dari diri sendiri dengan menerapkan pola hidup ramah lingkungan dan penggunaan media sosial yang lebih positif. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tapanuli Utara Diguncang Gempa, Warga Rasakan Rumahnya Bergetar

Tapanuli Utara Diguncang Gempa, Warga Rasakan Rumahnya Bergetar

Sumut | Senin, 23 November 2020 | 07:24 WIB

Gempa Bumi Guncang Tapanuli Utara, Rumah Terasa Bergetar

Gempa Bumi Guncang Tapanuli Utara, Rumah Terasa Bergetar

News | Senin, 23 November 2020 | 07:20 WIB

Pulau Siberut Sumbar Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,9

Pulau Siberut Sumbar Diguncang Gempa Bermagnitudo 4,9

Riau | Jum'at, 20 November 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

×