Ini Masker Termahal di Dunia Seharga Rp22,5 Miliar, Apa Istimewanya?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 24 November 2020 | 03:25 WIB
Ini Masker Termahal di Dunia Seharga Rp22,5 Miliar, Apa Istimewanya?
Masker termahal di dunia. (Dok: Yvel)

Suara.com - Masker jadi salah satu benda vital di masa pandemi Covid-19. Ini lantaran masker menjadi penangkal infeksi Covid-19. 

Harga masker juga kini relatif murah dibanding awal-awal pandemi. Keberadaan benda penutup hidung dan mulut ini sempat teramat langka dan membuat harganya melambung tinggi.

Nah, sekarang juga masih ada loh masker mahal nan mewah di mana harganya mencapai 1,5 juta dollar atau setara Rp22,5 miliar rupiah. Wow fantastis ya!

Mengutip Forbes, Senin (23/11/2020) masker mahal nan mewah ini diproduksi brand perhiasan mewas Israel, Yvel. Bukan bahan biasa, makser ini terbuat dari mutiara dan berhiaskan berlian.

Pembuatan masker termahal di dunia. (Dok: Yvel)
Pembuatan masker termahal di dunia. (Dok: Yvel)

Jika Anda berpikir masker ini diproduksi massal, jelas keliru. Karena masker yang diklaim sebagai masker termahal di dunia ini adalah pesanan khusus klien Yvel sejak 2008 silam. Klien ini adalah seorang pengusaha sekaligus kolektor benda seni di China yang tinggal di Los Angeles.

Klien tiba-tiba datang dengan ide ingin memproduksi satu-satunya masker pelindung virus yang berhiaskan berlian.

"Dia pelanggan lama saya. Dia mengenal Yvel sejak 2008. Dia mengunjungi kami di Israel dan tahu apa yang kami lakukan," ujar Levy pemilik sekaligus pendiri Yvel.

Yvel sendiri selain sebagai brand fashion, juga sebagai tempat bersekolah untuk mendidik dan melatih skill para imigran Ethiopia. Total karyawan Yvel 90 persen di antaranya adalah imigran dari 23 negara.

Sebelum dan selama pandemi Yvel memang tidak pernah menerima sumbangan untuk menghidupi para imigran tersebut. Tapi klien yang enggan Levy sebutkan namanya itu memilih memberikannya tugas, yaitu membuat masker termahal dan termewah.

baca juga

Hanya ada 3 syarat yang diajukan klien Levy, yaitu:

  1. Masker harus 100 persen berfungsi sama seperti masker medis N99, yang standarnya sudah diakui badan pengawas obat dan makanan AS (FDA).
  2. Masker harus selesai dan dikirim sebelum 31 Desember 2020.
  3. Harus jadi masker pelindung paling mahal di dunia.

Melihat syaratnya, Levy hanya yakin bisa memenuhi persyaratan terakhir, tapi untuk 2 syarat sebelumnya harus membutuhkan kerja keras ekstra. Ini karena ia harus membuat masker dari bahan mewah, tapi juga nyaman dipakai.

"Dalam bisnis kalau tidak ada tantangan tidak menyenangkan. Itu adalah proyek yang sangat bagus, menarik dan bermanfaat," ungkap Levy.

Levy kemudian merekrut 25 pengrajin untuk membuat berlian terbaik. Para pengrajin ini bekerja selama 3 bulan untuk proyek ini.

Hasilnya masker berhasil dibuat dengan harga 1,5 juta dollar, punya fungsi yang diinginkan, tapi juga terbuat dari 250 gram emas 18 karat, berhiaskan 3.608 berlian hitam dan putih dengan berat total 210 karat.

Gimana, tertarik membuatnya juga?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sharp Luncurkan Masker Kesehatan MA-950I, Diklaim 98% Lindungi dari Virus

Sharp Luncurkan Masker Kesehatan MA-950I, Diklaim 98% Lindungi dari Virus

Tekno | Minggu, 22 November 2020 | 13:05 WIB

Hits: Ada CEO RS Ogah Pakai Masker, Jangan Konsumsi Vitamin D Berlebihan?

Hits: Ada CEO RS Ogah Pakai Masker, Jangan Konsumsi Vitamin D Berlebihan?

Health | Sabtu, 21 November 2020 | 22:05 WIB

Paling Beda dengan Negara Lain, Swedia Tidak Rekomendasikan Pakai Masker

Paling Beda dengan Negara Lain, Swedia Tidak Rekomendasikan Pakai Masker

Health | Minggu, 22 November 2020 | 06:50 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×