Lobster Jadi Trending Topik, Ini Beda Harga Lobster Ternak VS Liar

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 25 November 2020 | 13:47 WIB
Lobster Jadi Trending Topik, Ini Beda Harga Lobster Ternak VS Liar
Lobster. (Unsplash/Toa Heftiba)

Suara.com - obster kembali jadi perbincangan publik, bahkan hingga menjadi trending topik di Twitter, setelah kabar KPK menangkap tangan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. Politisi Partai Gerindra itu diduga terlibat dalam kasus korupsi ekspor benih lobster.

Mantan menteri KKP Susi Pudjiastuti berulangkali mengkritik kebijakan Edhy mengenai ekspor benih lobster yang dinilai merugikan nelayan. Menurut Susi, satu paket benih lobster berisi 8.000 ekor, bila tidak diekspor harganya mencapai miliaran rupiah.

"1 backpack bibit lobster min 8.000 ekor Rp-nya sama dengan 2 harley = 60 Brompton. Kalau bibit ini tidak diambil, di laut dan jadi besar, nilai jadi minimal 20 harley = 600 brompton. Tidak usah kasih makan, Tuhan yang memelihara, manusia bersabar, menjaga pengambilannya. Tuhan lipatkan gandakan," tulis Susi pada akun Twitter pribadinya pada Desember 2019.

Execitive Chef Roemah kentang 1908 Bahran Hidayat membenarkan bahwa lobster hidup yang tumbuh besar di laut memang lebih mahal. Harganya bahkan dua hingga tiga kali lipat dari lobster yang dibudidayakan.

"Kalau untuk rasa, paling mahal dari laut, dia bukan ternak. Yang paling mahal yang hidup liar. Kalau yang ternak paling enggak Rp 110 ribu per kilo, ada yang sampai Rp 230 ribu. Tapi kalau itu (lobster liar) Rp 330 ribu sampai Rp 400 ribu yang dari laut," kata Chef Bahran saat dihubungi suara.com, Rabu (25/11/2020).

Menurutnya, kebanyakan restoran di Indonesia, terutama yang terletak jauh dari laut, memakai lobster lokal yang telah dibudidayakan. Jenis lobster yang digunakan restoran juga bervariasi.

Namun menurutnya, lobster dengan corak hitam merah biasanya lebih mahal. Karena termasuk king lobster yang tumbuh besar di laut dengan berat bisa mencapai 1,5 kilogram.

"Rata-rata di daerah Jakarta, yang tidak ada di pinggir laut, dia lobster ternak. Cuma kalau di pinggir laut biasanya lebih ke mahal karena lobster cari sendiri di laut, (beli) dari nelayan. Kalau rata-rata hampir 80-90 persen restoran Indonesia pakai lobster ternak dalam arti kata mereka ada ternaknya," ujarnya.

Semakin banyaknya minat publik terhadap menu lobster, diakui Chef Bahran jadi salah satu faktor harga hewat laut itu mahal. Terlebih perkembangbiakannya yang lebih lambat dibandingkan hewan laut lainnya.

baca juga

"Susah dicari kalau yang besar. Kalau sekarang ada juga yang ternak. Tapi besarnya gak cepat kaya udang. Karena pertumbuhan dia lambat gak secepat seperti ikan, udang dan pasti akan mahal," ucap Chef Bahran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung soal Ekspor Lobster, Yusuf Mansur Salam Hormat ke Susi Pudjiastuti

Singgung soal Ekspor Lobster, Yusuf Mansur Salam Hormat ke Susi Pudjiastuti

Riau | Rabu, 25 November 2020 | 13:39 WIB

Enggak Sulit, Ini Tips Mengolah Lobster di Rumah ala Chef Bahran

Enggak Sulit, Ini Tips Mengolah Lobster di Rumah ala Chef Bahran

Lifestyle | Rabu, 25 November 2020 | 13:25 WIB

Edhy Prabowo Dibekuk KPK, Komisi IV Sejak Lama Endus Manipulasi Data Ekspor

Edhy Prabowo Dibekuk KPK, Komisi IV Sejak Lama Endus Manipulasi Data Ekspor

Jakarta | Rabu, 25 November 2020 | 13:23 WIB

Terkini

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

×