Selama Pandemi, Hotel dan Restoran di Yogyakarta Tetap Boleh Beroperasi

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 27 November 2020 | 10:20 WIB
Selama Pandemi, Hotel dan Restoran di Yogyakarta Tetap Boleh Beroperasi
Objek wisata Yogyakarta. (SUARA/Eleonora PEW)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19, Gubernur DIY Jogjakarta Sultan Hamengkubuwono X tidak memerintahkan hotel dan restoran untuk tutup dan tidak boleh beroperasi.

Menurut Sultan, hotel dan restoran yang tutup tidak lepas dari inisiatif kesadaran pihak pengelola mencegah penyebaran virus corona meluas.

"Kami punya kebijakan, kami di Jogja ini tidak pernah menutup hotel, rumah makan, maupun tempat lain yang dikunjungi. Hanya mereka menutup diri karena adanya pandemi," ungkap Sultan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kamis (26/11/2020).

Menurut Sultan, jika pihak hotel dan restoran merasa sudah tidak kuat untuk menutup hotel dan rumah makannya, dan merasa harus kembali beroperasi, pihak keraton juga tidak pernah membatasi.

"Setelah 3 bulan mereka ingin buka, koordinasi dengan kami, ya kami persilahkan, bagi kami tidak akan masalah. Karena kalau tidak (dibuka), ekonomi tidak akan tumbuh," ungkap Sultan.

Satu hal terpenting yang selalu diultimatum Sultan adalah patuh terhadap prosedur protokol kesehatan. Selebihnya, urusan teknis di lapangan Sultan juga akan menyerahkan tanggung jawab kepada pengelola, dalam hal ini Perhimpunan Hotel dan Resto dan Indonesia (PHRI) maupun Association Of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA).

"Aspek teknis perhotelan dan rumah tangga, yang tanggung jawab PHRI dan ASITA," terang Sultan.

"Misalnya di kolam renang luas berapanya. Jika diperbolehkan berenang, maksimal berapa orang yang berada di dalam kolam, tidak boleh lebih. Teknis itu bukan wewenang gubernur, tapi yang mengatur asosiasi, dan yang memberikan sertifikasi," sambungnya.

Sultan juga cukup salut dengan beberapa pelaku hotel dan tempat yang memilih menutup toko atau tidak menerima tamu saat pandemi, khususnya apabila pengelola belum bisa memenuhi persyaratan protokol kesehatan di tempat usahanya.

baca juga

"Karena pihak hotel merasa kalau ada yang positif, dia harus kembali ke nol lagi, ini yang coba dihindari," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,6 Juta Wisatawan Kunjungi Jogja Saat Pandemi, Beranjak Pulih?

1,6 Juta Wisatawan Kunjungi Jogja Saat Pandemi, Beranjak Pulih?

Lifestyle | Kamis, 26 November 2020 | 23:15 WIB

PSBB Transisi, Pemprov DKI Izinkan 30 Hotel Gelar Resepsi Pernikahan

PSBB Transisi, Pemprov DKI Izinkan 30 Hotel Gelar Resepsi Pernikahan

News | Kamis, 26 November 2020 | 18:55 WIB

Menanam Hidroponik di Atap Gedung Hotel

Menanam Hidroponik di Atap Gedung Hotel

Foto | Rabu, 25 November 2020 | 19:14 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×