alexametrics

1,6 Juta Wisatawan Kunjungi Jogja Saat Pandemi, Beranjak Pulih?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
1,6 Juta Wisatawan Kunjungi Jogja Saat Pandemi, Beranjak Pulih?
Gubernur DIY Sri Sultan HB X berbicara pada wartawan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (11/8/2020). - (SuaraJogja.id/Putu)

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), DIY Yogyakarta memang jadi salah satu kota dengan industri pariwisata yang paling cepat pulih di masa pandemi Covid-19.

Suara.com - Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), DIY Yogyakarta memang jadi salah satu kota dengan industri pariwisata yang paling cepat pulih di masa pandemi Covid-19.

Dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, BRM Herjumo Darpito mengungkap jika para triwulan pertama 2020 pendapatan daerah turun -0,16 persen, dan di triwulan kedua turun -6,7 persen.

Tapi triwulan selanjutnya penurunan pendapatan ekonomi Jogja jauh lebih rendah dibanding rata-rata pendapatan daerah di Indonesia.

"Triwulan ketiga ini menurut BPS mengalami peningkatan meskipun masih -2,84 persen. Tapi lebih baik dari rata-rata nasional yang -3,49 persen," terang Sri Sultan lewat video teleconference, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga: Aksi Tunggal di Mandala Krida, Aktivis JCW Desak Kasus Korupsi Dituntaskan

Harapannya di triwulan terakhir atau triwulan keempat pendapatan daerah terus bertambah dan tidak kembali minus.

Caranya dengan bekerjasama lintas sektor baik koordinasi dengan pemerintah pusat maupun masyarakat yang tetap patuh protokol kesehatan.

Fantastisnya berdasarkan dua aplikasi andalan DIY Yogyakarta, Visiting Jogja dan Jogjga Push didapati data sejak Juli 2020, saat pariwisata mulai dibuka hingga November 2020 saat ini jumlah kunjungan mencapai lebih dari 1,6 juta pengunjung.

"Sehingga harapan saya, pariwisata ini memberikan rasa, kita punya harapan pariwisata di Jogja cepat kembali normal," tutupnya.

Baca Juga: Siswa dan Guru Positif Covid-19, Gunungkidul Hentikan KBM Tatap Muka

Komentar