4 Kandungan Skincare yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil dan Menyusui

Jum'at, 11 Desember 2020 | 14:54 WIB
4 Kandungan Skincare yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil dan Menyusui
Skincare untuk ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Saat hamil, terjadi fluktuasi hormon di dalam tubuh perempuan yang menyebabkan beragam masalah kulit, mulai dari flek hitam, kulit kering, hingga berjerawat. Tapi, jangan sembarangan pakai skincare, ya. Beberapa kandungan skincare bisa berbahaya jika diaplikasikan pada kulit ibu hamil maupun menyusui.

Spesialis kulit dr. Nana Novia Jayadi, Sp.KK mengungkap ada 4 kandungan pada produk skincare yang harus dihindari saat hamil maupun menyusui.

"Kulit adalah organ terluar sekaligus pagar yang melindungi dari zat berbahaya seperti bakteri dan virus. Namun ada beberapa kandungan skincare yang menurut penelitian sebaiknya tidak digunakan pada saat hamil maupun sedang menyusui," ujar dr. Nana saat peluncuran Sentuhan Ibu Nivea, Kamis (10/12/2020).

Daftar kandungan itu adalah sebagai berikut:

1. Isotretinoin dan tretinoin
Ini adalah zat sejenis turunan vitamin A yang biasa digunakan untuk pengobatan jerawat yang tidak bisa diobati dengan antibiotik atau perawatan kulit lainnya.

Masalahnya, saat kandungan ini digunakan ibu hamil, menurut penelitian pada binatang dan manusia, menunjukkan adanya risiko kelainan janin. Itu sebabnya, kandungan ini sebaiknya tidak digunakan. Jika terlanjur menggunakannya, sebaiknya segera hentikan pemakaian skincare yang mengandung isotretinoin ini.

2. Hidrokuinon
Hidrokuinon biasanya ada dalam kirm pencerah wajah, dan paling sering ditemukan pada produk pemutih kulit dan penghilang bekas luka.

Meski pada penelitian tidak menunjukkan kecacatan janin, tapi pada ibu hamil, hidrokuinon bisa terserap dengan cepat. Sehingga daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, sebaiknya hindari produk pencerah wajah, dan baca lagi kandungan setiap produk skincare yang digunakan.

3. Paraben
Paraben adalah sejenis pengawet yang umumnya ada di produk kosmetik untuk mencegah pembentukan bakteri dan jamur. Meski penelitian menunjukkan bahwa dalam kadar minimun paraben aman digunakan, tapi untuk ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan yang mengandung paraben sedikitpun.

Baca Juga: Jennifer Bachdim Pose Kenakan Gaun Transparan, Netizen: Ibu Hamil Cantik

4. Benzoyl Peroxide
Kandungan ini biasanya digunakan pada pengobatan jerawat, dan masuk kategori C, yang artinya ada kemungkinan risiko pada janin saat kandungan ini digunakan, sehingga ada baiknya dihindari selama kehamilan dan menyusui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI