Suara.com - Jika Hari Belanja Sedunia jatuh pada 11 November alias 11.11. Maka Indonesia punya Hari Belanja Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada 12 Desember atau 12.12.
Tahun ini Harbolnas 2020 di tengah pandemi Covid-19 dan Indonesia sedang mengalami resesi. Nampaknya kita harus cermat menyikapi harbolnas kali ini, jangan sampai menyakiti keuangan pribadi di tengah krisis ekonomi.
"Banyak masyarakat apalagi perempuan ada obral besar-besaran terlihat fantastis dan menggiurkan buat kita semua. Tapi kalau kita nggak bijak dan hati-hati ini bisa menyakiti keuangan," ujar Perencana Keuangan Rista Zwestika, S.Sos, AWP, CFP kepada Suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (11/12/2020).
Nah, sebelum harbolnas dimulai simak dulu nih tips anti bangkrut saat 12.12 melanda dari Rista selaku Konsultan Keuangan di Financialku.com, sehingga setidaknya Anda bisa tetap menikmati hidup dengan mengikuti event harbolnas tahun ini.
1. Buat daftar belanjaan
Ini faktor utama dan penting, pencegah Anda kalap saat melihat aneka barang diskon. Nah, dalam menyusun daftar belanjaan perhatikan skala prioritas kebutuhan, bukan keinginan.
"Jadi buat daftar belanjaan ini berdasarkan skala prioritas kebutuhan bukan keinginan, jadi harus dibedakan mana butuh mana ingin," ujar Rista.
Membedakan kebutuhan dan keinginan dengan cara melihat fungsinya, apakah barang yang di rumah benar-benar tidak ada, dan sangat vital keberadaan sehingga dibutuhkan, bukan sekedar ingin mengoleksi atau ingin memuaskan hasrat ingin memiliki semata.
2. Buat anggaran atau tentukan budget.
Saat sudah mengetahui apa saja barang yang dibutuhkan maka tentukan anggaran yang bisa dikeluarkan tanpa menganggu anggaran wajib lainnya. Anggaran ini harus di luar dari biaya sehari-hari.
"Sesuaikan tadi dengan kebutuhan apa yang kita mau beli. Jadi harus disesuaikan juga dengan kantong kita, jangan terlalu maksain," jelas Rista.
3. Berbelanja dengan logika
Jangan pernah mengedepankan emosi atau perasaan, karena tanpa sadar uang bisa habis sia-sia tanpa tujuan yang jelas. Pikirkan dengan matang, barang yang dibelanjakan tidak akan menganggu anggaran untuk kebutuhan lainnya.
"Misalnya aku beli ini kira-kira besok masih bisa beli sayur nggak ya. Jadi pakai logika, berpikir juga jangan asal-asal beli. Jadi harus bisa pikirin besok ketemu makan atau besok bisa bayar sekolah atau enggak," katanya.
4. Bandingkan promo antar platform