Geliat Toko Kelontong Melawan Sampah: Bentuk Ekosistem Ramah Lingkungan

M. Reza Sulaiman | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Senin, 14 Desember 2020 | 19:50 WIB
Geliat Toko Kelontong Melawan Sampah: Bentuk Ekosistem Ramah Lingkungan
Suasana berbelanja di toko kelontong Ranah Bhumi, yang beralamat di Jl Gerilya No 646 B, Prawirotaman, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Minggu (13/12/2020) - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Pengelolaan sampah masih menjadi masalah di Indonesia. Padahal dampak pengelolaan sampah yang buruk tidak hanya merugikan lingkungan, tapi juga kesehatan.

Menyadari masalah tersebut, Bukhi Prima Putri (36) pun melahirkan toko kelontong yang ramah lingkungan. Tak hanya itu, sebagian besar barang di tokonya berasal dari produsen lokal.

Niat membangun toko ramah lingkungan bersal dari kegelisahan di dalam hidupnya yang terasa kurang relevean dengan lingkungan sekitarnya.

Timbul pertanyaan besar dalam benak Bukhi tentang peradaban yang ideal itu seperti apa -- apakah memang saat ini sudah menjadi peradaban yang ideal? Jika memang bukan atau belum, lalu peradaban yang ideal itu bagaimana?

Pertanyaan-pertanyaan yang muncul itu mendorong Bukhi untuk memacu dirinya agar bisa menemukan jawaban hingga akhirnya ia melakukan beberapa cara dan petualangan untuk mencari jawaban atas kegelisahannya tadi.

"Untuk menjawab pertanyaan itu, aku membuat riset independen, mengajak temen-temen untuk mencari tahu jawaban pertanyaan tadi. Terbentuk akar institut yang di situ kita mencari tahu tokoh atau tempat yang sudah menjalankan atau punya sistem perabadan yang ideal. Indikatornya, kalau orang yang bersangkutan bahagia, berarti sudah, dia sudah menjalankan gaya hidup yang ideal itu," kata Bukhi saat ditemui SuaraJogja.id di toko kelontong sekaligus tempat tinggalnya, di Prawirotaman, Minggu (13/12/2020).

Pada 2015, petualangan Bukhi dilanjutkan sampai ke Bali. Di sana ia menemukan satu tempat yang telah menerapkan gaya hidup selaras dengan alam dan lingkungan sekitarnya.

Dari situ Bukhi belajar untuk menerapkan gaya hidup itu di dalam kesehariannya. Setelah sekian lama, ia terbiasa menjalani gaya hidup seperti itu.

Saat tiba waktu pindah ke Jakarta, ternyata Bukhi merasakan sesuatu yang berbeda. Ia menyadari bahwa tidak ada ekosistem yang mendukung seperti yang dirasakannya di Bali.

"Jadi ya ngerasa untuk bikin sendiri aja daripada menunggu ekosistem itu terbentuk. Jadi kita yang berusaha bikin ekosistem itu sendiri. Tahun 2019 baru memutuskan ke Jogja," ucap mantan mahasiswa arsitektur itu.

Di Jogia inilah, Bukhi akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah toko kelontong dengan mengadaptasi gaya hidup yang telah dipelajarinya dulu. Lahirlah Ranah Bhumi, atau yang sering disebut juga bulk store, toko yang sudah menerapkan konsep zero waste.

Dijelaskan bahwa zero waste lifestyle merupakan sebuah gaya hidup -- bukan berarti sepenuhnya lantas tidak menghasilkan sampah sama sekali, tetapi lebih kepada gaya hidup yang mengajarkan orang untuk melihat dan mengevaluasi bahwa sesuatu yang dikonsumsi bisa memberi dampak bagi lingkungan sekitarnya.

"Rencana awal itu mau keliling ke desa-desa di Jogja pakai bus gitu, tapi bus memakan waktu sekitar dua tahun untuk direnovasi dan rekondisi. Nah sembari mencari tanah waktu itu, aku dan partner-ku melewati toko ini dan seolah memanggil-manggil, eh dan kebetulan juga dikontrakkan," terangnya.

Bukhi mengungkapkan bahwa sebenarnya ada beberapa pilihan atau ide sebelum akhirnya jatuh kepada bulk store ini, mulai dari tour and travel, coworking space, perpustakaan, dan sebagainya.

"Lalu kita berpikir apa yang relevan untuk masyarakat sekitar sini. Kebetulan juga waktu itu kondisinya saat pasar tradisional Prawirotaman direlokasi. Kita tanya orang-orang sini butuhnya apa, ya butuh toko kelontong karena pasar belum ada lagi," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Budi Daya Maggot di Sleman, Berdayakan Warga Terdampak Tol

Mengintip Budi Daya Maggot di Sleman, Berdayakan Warga Terdampak Tol

Jogja | Senin, 14 Desember 2020 | 11:06 WIB

Pembela FPI yang Ancam Penggal Polisi Ditangkap dan 4 Berita SuaraJogja

Pembela FPI yang Ancam Penggal Polisi Ditangkap dan 4 Berita SuaraJogja

Jogja | Senin, 14 Desember 2020 | 07:00 WIB

Prihatin Pertanian Terdampak Tol, Mardi Berdayakan Warga Budidaya Magot

Prihatin Pertanian Terdampak Tol, Mardi Berdayakan Warga Budidaya Magot

Jogja | Minggu, 13 Desember 2020 | 19:15 WIB

Sleman: Tak Disiplin Isolasi Mandiri, 1 Pasien COVID-19 Bisa Tulari 5 Orang

Sleman: Tak Disiplin Isolasi Mandiri, 1 Pasien COVID-19 Bisa Tulari 5 Orang

Jogja | Minggu, 13 Desember 2020 | 08:35 WIB

Kebakaran Hotel di Sleman, Hujan Bantu Pemadaman Api

Kebakaran Hotel di Sleman, Hujan Bantu Pemadaman Api

Jogja | Sabtu, 12 Desember 2020 | 18:07 WIB

Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Minggu 13 Desember 2020

Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Minggu 13 Desember 2020

Jogja | Minggu, 13 Desember 2020 | 05:40 WIB

Terkini

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat

Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:02 WIB

Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya

Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:33 WIB

Serum Apa yang Bisa Mengurangi Garis Halus? Ini 5 Rekomendasinya untuk Usia 50-an

Serum Apa yang Bisa Mengurangi Garis Halus? Ini 5 Rekomendasinya untuk Usia 50-an

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Kulit Kombinasi Cocok Pakai Cushion Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Rapi dan Tak Luntur

Kulit Kombinasi Cocok Pakai Cushion Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Rapi dan Tak Luntur

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:11 WIB

Kapan Pengumuman Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih? Ini Jadwal dan Tahapan Jika Lolos

Kapan Pengumuman Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih? Ini Jadwal dan Tahapan Jika Lolos

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Apa Itu Musinnah? Syarat Hewan Kurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Apa Itu Musinnah? Syarat Hewan Kurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:15 WIB

5 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Anak Sekolah, Segar Seharian Anti Bau Matahari

5 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Anak Sekolah, Segar Seharian Anti Bau Matahari

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB

12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan

12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:20 WIB

Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart

Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:17 WIB