Indonesia Produksi 64 Juta Ton Sampah Setahun, 30 Persen Cemari Lingkungan

Risna Halidi, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 17 Desember 2020 | 18:48 WIB
Indonesia Produksi 64 Juta Ton Sampah Setahun, 30 Persen Cemari Lingkungan
Ilustrasi: Indonesia Produksi 64 Juta Ton Sampah Setahun, 30 Persen Cemari Lingkungan

Suara.com - Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Februari 2019 lalu, Indonesia menghasilkan 64 juta ton sampah setiap tahun.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen ditimbun di tempat pembuangan akhir (TPA), 10 persen didaur ulang, dan 30 persen sisanya tidak terkelola hingga mencemari lingkungan.

Direktur Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Novrizal Tahar mengatakan, permasalahan sampah di Indonesia sudah masuk tahap waspada. Apalagi jumlah sampah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya di Indonesia.

Dia juga menyinggung bahwa untuk mengurus masalah sampah, dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak baik konsumen, masyarakat, pemerintah hingga industri agar bisa menangani masalah tersebut.

Pihaknya juga akan terus mendorong upaya seperti edukasi dan sosialisasi terhadap kelestarian lingkungan agar dapat terwujud pengelolaan sampah yang mandiri dan bertanggung jawab

"Kami terus menciptakan berbagai solusi untuk pengelolaan sampah dengan membangun kolaborasi lintas sektor yang dapat mendukung pemerintah untuk membangun Indonesia Bersih, Indonesia Maju dan Indonesia Sejahtera," ujar Novrizal dalam pernyataannya secara virtual, Kamis (17/12/2020).

Sementara itu, data survei kesadaran manajemen sampah Waste4Change 2019 mengungkapkan bahwa saat ini, baru 49,2 persen rumah tangga yang memilah sampah, sementara 50,8 persen rumah tangga sisanya tidak memilah sampah.

Sebanyak 92,8 persen juga menyatakan bahwa mereka mengharapkan adanya sistem manajemen sampah yang lebih baik di Indonesia.

Survei Waste4Change ini dilakukan terhadap 429 responden di DKI Jakarta dan sekitarnya.

baca juga

"Kami mengapresiasi semua pihak dan diharapkan dapat memberikan dampak luas pada peningkatan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Indonesia," tambah Managing Director Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano.

Adapun, pemerintah saat ini melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memiliki target kapasitas pengelolaan sampah mencapai 100 persen, sementara persentase pemilahan sampah oleh masyarakat dapat mencapai 50 persen pada 2025 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Incar Duit Bansos Rp 16 Juta, Emak-emak Buang Mayat Teman ke Tempat Sampah

Incar Duit Bansos Rp 16 Juta, Emak-emak Buang Mayat Teman ke Tempat Sampah

Bogor | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:25 WIB

Perhatian! Ini Jenis Plastik Paling Berbahaya yang Membunuh Hewan Laut

Perhatian! Ini Jenis Plastik Paling Berbahaya yang Membunuh Hewan Laut

Tekno | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:05 WIB

Introspeksi Diri Lewat Seni dan Sampah Ala Studio Tactic

Introspeksi Diri Lewat Seni dan Sampah Ala Studio Tactic

Jogja | Senin, 14 Desember 2020 | 21:10 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×