Dulu Dicap Kampung Bandit, Tanah Tinggi Bakal Disulap Jadi Kampung Pink

Ririn Indriani

Jum'at, 18 Desember 2020 | 14:18 WIB
Dulu Dicap Kampung Bandit, Tanah Tinggi Bakal Disulap Jadi Kampung Pink
Tanah Tinggi, Tangerang, yang dulu dicap sebagai zona hitam atau Kampung Bandit lantaran kriminalitasnya tinggi akan disulap menjadi Kampung Pink yang instagramable. (Foto: Dok. Propan Raya)

Suara.com - Apa yang ada dibenak Anda jika melihat zona hitam yang identik dengan kampung bandit disulap menjadi Kampung Pink.

Ya, wilayah Tanah Tinggi, Tangerang, kerap dicap sebagai zona hitam karena maraknya kasus kriminalitas dan peredaran narkoba, tetapi berkat ide brilian warga, zona tersebut perlahan berubah menjadi Kampung Pink.

Belum lama ini, tepatnya pada 3 November 2020, bertempat di Kelurahan Tanah Tinggi, Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Tangerang, Sugiharto Ahmad Bagja, beserta jajaran lainnya menghadiri acara simbolisasi penyerahan cat dari PT Propan Raya. Acara ini dihadiri pula oleh Direktur Propan Raya, Yuwono Imanto, dan segenap tim Corporate Brandingnya.

Perlu diketahui Tanah Tinggi terkenal sebagai area hitam karena tingkat kriminalitas yang tinggi. Ibdu Jandi, selaku konseptor penggagas Kampung Pink ini ingin mengubah kesan seram di Tanah Tinggi menjadi kampung yang baik hati, murah senyum, mau membantu sekitar.

Oleh karena itu warna pink dipilih untuk menyulap lokasi yang memiliki luas 12,5 hektar tersebut.

“Nantinya Kampung Pink ini akan di cat oleh warga, setiap dinding bahkan atap akan diubah menjadi pink dan akan dibuat mural. Harapan dengan branding Kampung Pink ini perilaku masyarakat pun berubah, dan Kampung Pink menjadi destinasi kampung di Kota Tangerang”, ucap Jandi.

Sejalan dengan Ibnu Jandi, Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman menyampaikan bahwa diharapkan Kampung Pink ini menjadi penggagas untuk Kampung Wisata lainnya di daerah Tangerang.

“Kota Tangerang memang tidak memiliki destinasi wisata, tetapi ke depannya kampung-kampung tematik inilah yang akan dijadikan kampung wisata. Dalam proses pembangunannya kami dari Pemkot Tangerang akan terus mendukung warga untuk dapat berkreasi “, imbuhnya.

Penyerahan Cat ini merupakan langkah nyata kepedulian Propan Raya sebagai cat asli Indonesia yang bermukim di Tangerang untuk mendukung perubahan kelurahan Tanah Tinggi.

baca juga

Terdapat 404 unit rumah yang terdiri dari lingkup 4 RT dan 1 RW. Propan Raya menyediakan 119 ukuran cat besar setiap wadahnya berisikan 25 kg, ditambah 328 galon cat 4 kg warna putih, dan 328 galon 4 kg warna pink. Selain cat, Propan Raya juga memberikan tanaman hijau dan beberapa bantuan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yuwono menyampaikan bahwa ketertarikan pihaknya membantu Kampung Pink ini berlandaskan filosofi dan revolusi mental yang kuat dari Kampung Pink ini. Dibantu Ibnu Jandi, Kampung Pink perlahan berubah menjadi lebih baik.

“Ke depannya kami akan terus men-support Kampung Pink ini agar masyarakatnya memiliki keterampilan tersendiri dalam mengecat sehingga menciptakan SDM yang unggul dan mandiri,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rute Menuju The Nice Garden Serpong, Playground Anyar Dekat dari Jakarta

Rute Menuju The Nice Garden Serpong, Playground Anyar Dekat dari Jakarta

Bisnis | Kamis, 28 Desember 2023 | 12:20 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×