Miris, Demi Indomie Perempuan di Ghana Rela Jadi Pekerja Seks

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 29 Desember 2020 | 18:55 WIB
Miris, Demi Indomie Perempuan di Ghana Rela Jadi Pekerja Seks
Ilustrasi Indomie. (GuideKu.com/Dany Garjito)

Suara.com - Bagi banyak orang Indonesia, Indomie mungkin merupakan mi instan yang terjangkau dan banyak ditemukan di banyak tempat. Tapi lain halnya dengan di Ghana.

Dilansir dari Worldofbuzz, sebuah studi penilaian cepat oleh Bashiratu Kamal, seorang pakar gender dan ketenagakerjaan mengatakan bahwa Indomie adalah salah satu penyebab meroketnya angka kehamilan remaja di Ghana. Kok bisa?

Karena tingkat kemiskinan di Ghana, terutama sekarang selama pandemi Covid-19, gadis-gadis muda didorong untuk melakukan hubungan seks transaksional di mana pria akan menjanjikan mereka barang sebagai imbalan.

Barang-barang tersebut termasuk Indomie, pulsa seluler, dan uang elektronik.

Curahan Hati Pekerja Seks yang Jarang Orang Tahu, Baca Kisahnya! (Shutterstock)
Ilustrasi pekerja seks (Shutterstock)

Selama penilaian, Bashiratu memaparkan bahwa, "Dalam beberapa kasus, ada masalah 'seks transaksional', di mana beberapa orang tua juga mendorong anak-anak mereka untuk ikut serta, sehingga mereka bisa mendapatkan cukup uang untuk menghidupi diri sendiri."

Dia melanjutkan untuk menjelaskan situasi di mana seorang ibu mendorong putrinya untuk berpartisipasi dalam 'seks transaksional' karena dia percaya bahwa pria itu dapat membantu putrinya lebih dari yang dia bisa.

Bashiratu memasukkan bahkan istilah 'indomie' telah diterjemahkan menjadi tawaran untuk transaksi, seks untuk apa pun yang dapat Anda berikan.

“Orang tua mereka tidak bekerja, mereka di rumah dan mereka harus bertahan hidup. Jadi mereka melakukan ini untuk mendapatkan uang. "

Ini menunjukkan betapa buruknya kemiskinan tidak hanya memengaruhi orang dewasa, tetapi juga anak-anak muda di negara tersebut jika mereka harus menggunakan eksploitasi dan seks untuk bertahan hidup.

baca juga

Tentunya banyak orang berharap bahwa pihak berwenang Ghana menyelidiki masalah membantu anak perempuan sekolah (dan anak-anak sekolah tanpa memandang jenis kelamin). Sehingga mereka tidak perlu beralih ke hubungan seksual sebagai cara untuk memberi makan diri mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan ABG di Ghana Mau Berhubungan Intim dengan Bayaran Indomie

Perempuan ABG di Ghana Mau Berhubungan Intim dengan Bayaran Indomie

Kaltim | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:54 WIB

Apa yang Dikerjakan PSK Setelah Kebanyakan Pelanggan Takut Ketemu?

Apa yang Dikerjakan PSK Setelah Kebanyakan Pelanggan Takut Ketemu?

Surakarta | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:54 WIB

Kisah PSK Bertahan Hidup di Tengah Pandemi yang Bikin Dunia Jungkir Balik

Kisah PSK Bertahan Hidup di Tengah Pandemi yang Bikin Dunia Jungkir Balik

Jawa Tengah | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×