alexametrics

Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Bisakah Bangkitkan Industri Pariwisata?

Bimo Aria Fundrika
Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Bisakah Bangkitkan Industri Pariwisata?
Tari Kecak Bali. (Dok: Kemenparekraf)

Sandiaga juga berharap bahwa kehadiran vaksin ini bisa menjadi harapan.

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 disebut akan dimulai pada awal Januari 2021. Tentunya ini menjadi harapan bagi pengendalian pandemi Covid-19 yang hingga kini telah menginfeksi lebih dari 700 ribu rakyat di Indonesia.

Tidak hanya itu, pandemi Covid-19, juga berdampak pada berbagai sektor terutama sektor pariwisata. Lantas, dengan rencana dimulainya vaksinasi Covid-19 pada 2021, mampukah membangkitkan sektor pariwisata?

Menanggapi hal itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa saat ini merupakan suatu kondisi yang sangat sulit. Ia juga menegaskan bahwa aspek kesehatan harus selalu diutamakan.

"Seperti yang dicontohkan di kurva kalau tidak bisa menekan kurva mustahil bangkit dimanapun terutama pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan vaksin di Q1 dan hasil koordinasi saya dengan pak luhut, ini akan hadir," kata Sandiaga, dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2020, yang disiarkan di YouTube Kementerian Pariwsata Indonesia.

Baca Juga: Kunjungan Ke Bali, Menparekraf Kembali Bahas Wisata Halal dan Religi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (Dok: Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (Dok: Kemenparekraf)

Sandiaga juga berharap bahwa kehadiran vaksin ini bisa menjadi harapan. Meski demikian, Sandiaga mengatakan bahwa masyarakat harus bersabar karena proses vaksinasi akan memakan waktu.

"Kita harus berbasis data yang disampaikan oleh ahli tenaga medis dan tim kesehatan kita. kapan kita bisa mulai menyesuaikan dengan para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan akan bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan," ungkap Sandiaga.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa meski di rumah saja juga bisa tetap mendukung untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia secara virtual. Namun, bagi yang telah berani untuk pergi berwisata, Sandiaga mengingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan.

"Tapi yang sudah berani berwisata dengan protokol kesehatan yang disiplin, karena saya covid survivor saya penyintas covid ini hari ke 5 saya sembuh jangan lengah jangan abai ketika berwisata jangan ambil kompromi dan protokol kesehatan kita terapkan," kata Sandiaga. 

Baca Juga: Vaksinasi Virus Corona di Wuhan, Masyarakat Risiko Tinggi Jadi Prioritas

Komentar