Serikat Pramugari Menuntut Pendukung Anarkis Donald Trump Dilarang Terbang

Rauhanda Riyantama, Hiromi Kyuna

Sabtu, 09 Januari 2021 | 15:59 WIB
Serikat Pramugari Menuntut Pendukung Anarkis Donald Trump Dilarang Terbang
Ilustrasi pramugari di sebuah penerbangan.[Unsplash/NeONBRAND]

Suara.com - Amerika Serikat sempat mengalami masa yang menegangkan. Sejumlah pendukung Donald Trump melakukan unjuk rasa yang anarkis di depan Gedung Capitol, Washington D.C.

Kekacauan sempat terjadi pada penerbangan ke daerah Washington D.C selama kerusuhan. Melansir dari Fox News, serikat pramugari berusaha melarang demonstran pro-Trump yang bermasalah untuk terbang dengan pesawat.

Presiden Association of Flight Attendants-CWA atau asosiasi pramugari yang mewakili karyawan di 17 maskapai penerbangan mengungkapkan tentang hal ini.

Ia mengatakan para pendukung Trump yang anarkis seharusnya dilarang terbang dengan pesawat komersial yang meninggalkan Washington.

Hal ini berdasarkan pendukung Trump yang menunjukan 'perilaku mentalitas massa' di pesawat.

"Perilaku mentalitas massa yang terjadi pada beberapa penerbangan ke daerah Washington D.C kemarin tidak dapat diterima dan mengancam keselamatan dan keamanan setiap orang di dalamnya," kata Sara Nelson, Presiden serikat pekerja dalam sebuah pernyataan yang dirilis Rabu (6/1/2021).

Ia pun menambahkan, tindakan kekerasan dan penghasutan mereka di Gedung Capitol menciptakan keprihatinan lebih lanjut tentang kepergian mereka dari wilayah D.C.

"Tindakan melawan demokrasi kita, pemerintah kita dan kebebasan yang kita klaim sebagai orang Amerika harus mendiskualifikasi individu-individu ini dari kebebasan terbang," ujar Sara.

Pada Rabu silam, massa pendukung Trump menyerbu Gedung Capitol. Hal tersebut dalam rangka mengganggu pengesahan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat.

baca juga

Mereka memaksa anggota parlemen untuk mengungsi dan menunda konfirmasi kemenangan Joe Biden. Banyak pengunjuk rasa yang menerobos jendela Gedung Capitol.

Ilustrasi pesawat American Airlines. (Pixabay/PilotGo)
Ilustrasi pesawat American Airlines. (Pixabay/PilotGo)

Pasukan Garda Nasional pun dikerahkan ke Gedung Capitol untuk menenangkan massa. Seorang wanita tewas setelah ditembak dan sekitar 52 orang ditangkap selama pelanggaran tersebut.

Serikat pramugari mendorong penegakan hukum, maskapai penerbangan dan organisasi seperti Administrasi Penerbangan Federal dan Departemen Transportasi untuk menegakkan keselamatan penumpang dan anggota awak.

Situs Association of Flight Attendants-CWA mengunggah pernyataan mereka terkait situasi ini.

"Kami mengambil tindakan tegas untuk keselamatan penerbangan dan kami mendorong maskapai penerbangan, lembaga pemerintah, dan penegak hukum untuk membantu mencegah masalah penerbangan kami," tulis pernyataan tersebut.

Mereka juga merasa ketertiban dan ketenangan selama di pesawat adalah tanggung jawab mereka. "Penting bagi kami untuk menjaga ketertiban dan ketenangan di kabin kami," ujar pernyataan yang dibagikan kepada masyarakat luas ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Twitter Blokir Permanen Akun Trump, Facebook Menangguhkan Sementara

Twitter Blokir Permanen Akun Trump, Facebook Menangguhkan Sementara

Sumsel | Sabtu, 09 Januari 2021 | 14:15 WIB

Kisah Pendukung Trump Naik Jet Pribadi untuk Menyerbu Gedung DPR

Kisah Pendukung Trump Naik Jet Pribadi untuk Menyerbu Gedung DPR

News | Sabtu, 09 Januari 2021 | 11:55 WIB

Pendukung Trump Sikat Laptop Berisi Data Rahasia, Keamanan Amerika Terancam

Pendukung Trump Sikat Laptop Berisi Data Rahasia, Keamanan Amerika Terancam

News | Sabtu, 09 Januari 2021 | 11:07 WIB

Terkini

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:24 WIB

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:14 WIB

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:01 WIB

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

News | Minggu, 08 November 2026 | 08:59 WIB

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:50 WIB

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 08:48 WIB

×