Pelayan Perempuan Tuai Pujian, Selamatkan Anak Korban KDRT saat Bekerja

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Minggu, 17 Januari 2021 | 17:10 WIB
Pelayan Perempuan Tuai Pujian, Selamatkan Anak Korban KDRT saat Bekerja
Ilustrasi anak korban kekerasan [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pelayan perempuan bernama Flavaine Carvalho menuai pujian setelah berhasil menyelamatkan seorang anak laki-laki yang menjadi korban KDRT. Flavaine menyadari keanehan pada anak yang mengunjungi restoran tempatnya bekerja.

Menyadur People, Flavaine bekerja di restoran Mrs. Potato pada saat tahun baru. Kala itu, ada sebuah keluarga yang berkunjung.

Meski begitu, Flavaine merasa aneh karena mereka tidak memesan apa-apa untuk anak 11 tahun tersebut. Ia pun bertanya apakah ada yang salah dengan makanan mereka.

Saat itu, si ayah tiri mengatakan bahwa anaknya akan makan di rumah nanti. Namun, Flavaine menyadari keanehan lain.

Selain tidak dipesankan makanan, Flavaine menyadari bahwa ada memar di wajah dan lengan anak laki-laki tersebut. Ia pun memutuskan untuk turun tangan.

"Aku bisa melihat goresan besar di antara alisnya. Beberapa menit kemudian, aku melihat memar di samping matanya. Aku merasa ada yang salah," ungkap pelayan perempuan tersebut. "Aku tidak bisa melihatnya pergi tanpa bantuan."

Pelayan Perempuan Berhasil Selamatkan Anak Korban KDRT (twitter.com/OrlandoPolice)
Pelayan Perempuan Berhasil Selamatkan Anak Korban KDRT (twitter.com/OrlandoPolice)

Agar tidak ketahuan oleh si orangtua, perempuan tersebut menulis "Apakah kamu butuh bantuan?" dalam ukuran besar di atas kertas. Ia kemudian berdiri di belakang orangtua si anak agar tidak terlihat.

Saat si anak membaca kertas tersebut dan mengangguk, Flavaine lekas menghubungi polisi untuk meminta bantuan.

"Aku sangat khawatir dan tidak tahu harus berbuat apa, bisakah kalian memberiku saran? Anak laki-laki itu memar dan tidak makan," ujar Flavaine saat menelepon polisi.

baca juga

Untunglah, pihak berwenang segera datang dan mewawancara anak tersebut. Saat ditanya, terungkap bahwa anak laki-laki 11 tahun itu menjadi korban KDRT ayahnya.

Anak itu menyebutkan bahwa dia sudah diikat, digantung dari pintu, dipukul dengan sapu, bahkan hingga diborgol. Ia juga tidak diberi makan sebagai bentuk hukuman.

Berkat laporan Flavaine, kini ayah tiri dari anak laki-laki tersebut ditahan. Sementara, si ibu juga ditangkap karena tahu soal KDRT yang ada tapi tidak mencari bantuan medis.

Pelayan Perempuan Berhasil Selamatkan Anak Korban KDRT (twitter.com/OrlandoPolice)
Pelayan Perempuan Berhasil Selamatkan Anak Korban KDRT (twitter.com/OrlandoPolice)

Sementara, anak laki-laki 11 tahun tersebut bersama saudaranya yang berumur 4 tahun kini sudah berada di bawah Departemen Anak dan Keluarga Florida.

Di sisi lain, Flavaine Carvalho mendapat pujian dari publik karena sudah berhasil menyadari keanehan yang ada serta berani melaporkan tindak KDRT tersebut.

"Apa yang sudah dilalui anak tersebut adalah penyiksaan. Jika Ms. Carvalho tidak mengatakan sesuatu saat melihatnya, anak itu mungkin tidak akan bertahan lebih lama lagi," ujar polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putranya Tampan, Susi Pudjiastuti Buat Warganet Rebutan Jadi Calon Mantu

Putranya Tampan, Susi Pudjiastuti Buat Warganet Rebutan Jadi Calon Mantu

Jogja | Rabu, 13 Januari 2021 | 14:00 WIB

Viral Curhat Gadis Soal Ayah Tirinya yang Ringan Tangan, Adik Sampai Memar

Viral Curhat Gadis Soal Ayah Tirinya yang Ringan Tangan, Adik Sampai Memar

Riau | Kamis, 07 Januari 2021 | 15:37 WIB

Pelanggan Restoran Ngeyel Tak Mau Pakai Masker, Pelayan Ini Langsung Resign

Pelanggan Restoran Ngeyel Tak Mau Pakai Masker, Pelayan Ini Langsung Resign

Lifestyle | Selasa, 05 Januari 2021 | 08:52 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×