Bahaya Buat Tubuh, Jangan Pernah Menahan 4 Keinginan Ini

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2021 | 14:51 WIB
Bahaya Buat Tubuh, Jangan Pernah Menahan 4 Keinginan Ini
Ilustrasi bersin (Shutterstock).

Suara.com - Tubuh manusia memiliki cara kerja unik yang telah diatur oleh alam. Selain memiliki mekanisme pertahanan ketika ada zat asing yang masuk ke dalam tubuh, tubuh juga punya cara untuk mengeluarkan zat-zat sisa yang tak berguna agar tidak menjadi penyakit. Nah, agar kinerja tubuh tetap maksimal, pantang bagi kita untuk mengganggunya. Termasuk dengan menahan beberapa keinginan yang terkait dengan mekanisme di atas.

Dilansir dari laman Geisinger, ini dia 4 hal yang tak boleh ditahan keluar dari dalam tubuh, karena dapat menyebabkan berbagai penyakit.

1. Bersin
Seringkali keinginan untuk bersin datang tanpa terduga, entah ketika kita sedang berada di dalam ruangan tertutup yang sepi, atau berada di tengah kerumunan. Kalau sudah begitu, biasanya kita menahan bersin agar tidak menimbulkan suara bising.

Padahal, menahan bersin tidak baik bagi tubuh. Hal ini karena fungsi bersin itu sendiri untuk mengeluarkan bakteri dan kuman yang ada di dalam tubuh. Dengan menahannya, itu sama saja dengan membiarkan bakteri dan kuman tetap berada di dalam tubuh.

Agar bersin tidak mengganggu orang di sekitar, Anda dapat menutupnya dengan tisu, tangan, atau siku. Selain itu, jangan bersin menghadap orang lain. Selain dianggap tidak sopan, bersin di hadapan orang lain juga dapat menularkan berbagai bakteri dan kuman dari dalam tubuh kita.

2. Kencing
Kadang kala, kita menahan keinginan untuk kencing atau buang air kecil lantaran tidak menemukan toilet terdekat. Sebenarnya, menahan kencing dalam beberapa waktu tidak berbahaya. Namun, menahan kencing terlalu lama dapat berbahaya bagi tubuh.

Menahan urine terlalu lama dapat melemahkan otot kandung kemih seiring waktu. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti inkontinensia dan tidak dapat mengosongkan kandung kemih sepenuhnya. Selain itu, menahan urine dalam waktu lama dapat menyebabkan infeksi saluran kemih karena penumpukan bakteri. Menahan urine juga dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal.

3. Buang air besar
Sama halnya dengan kencing, menahan buang air besar biasanya kita lakukan ketika sulit untuk menemukan toilet. Menahan buang air besar terlalu lama dapat menyebabkan sembelit. Bahkan dalam beberapa kasus yang cukup parah, menahan buang air besar dapat menyebabkan berbagai penyakit yang menyebabkan seseorang harus dioperasi.

4. Gas
Gas di dalam tubuh harus dikeluarkan, entah melalui sendawa atau buang angin (kentut). Menahan gas biasanya dilakukan karena kita menganggap hal itu cukup memalukan. Menahan gas dapat menyebabkan gelembung gas pecah dan berpindah ke tempat lain di seluruh tubuh. Gas ini juga bisa menyebabkan bau pada mulut. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Keseringan Menahan Kencing Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

Waspada, Keseringan Menahan Kencing Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 30 September 2020 | 08:19 WIB

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Menahan Hasrat Ingin Kentut

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Menahan Hasrat Ingin Kentut

Riau | Jum'at, 11 September 2020 | 16:12 WIB

Waspada, Ada Bahaya Jika Terlalu Sering Menahan Buang Air Besar!

Waspada, Ada Bahaya Jika Terlalu Sering Menahan Buang Air Besar!

Health | Kamis, 03 September 2020 | 16:59 WIB

Terkini

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:30 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB