Suara.com - Karena kelalaian manusia, kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Pada beberapa kasus, kebakaran juga bisa terjadi karena korsleting aliran listrik dan meledaknya tabung gas. Nah, mengingat betapa berbahayanya bencana ini, tahukah Anda apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran?
Saat terjadi kebakaran, kita masih kerap mendengar adanya korban jiwa yang jatuh. Ini menunjukkan betapa pengetahuan masyarakat seputar penanganan kebakaran masih minim. Nah, kali ini, Suara.com ingin membagikan pengetahuan seputar hal-hal yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran. Ini dia, seperti dilansir dari Humber Side Fire.
- Jangan menunda keluar rumah. Lupakan barang berharga ataupun hewan peliharaan.
- Jangan menyelidiki penyebab kebakaran atau asal mula api berasal.
- Cobalah merangkak di lantai jika ada asap. Hal ini karena udara di dekat lantai lebih bersih. Saat di lantai, taruh hidung serendah mungkin agar seminim mungkin menghirup asap. Menghirup asap yang beracun bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri.
- Saat keluar, buka hanya pintu yang diperlukan untuk jalan keluar dan tutup semua pintu yang terbuka untuk memperlambat penyebaran api.
- Sebelum membuka pintu, rasakan dulu pintu dengan punggung tangan. Jika hangat, jangan membukanya, itu menjadi tanda ada api di balik pintu.
- Jika melarikan diri dengan orang lain, tetaplah bersama sebisa mungkin.
Saat melalui proses penyelamatan, terkadang pakaian yang dikenakan ikut terbakar oleh api. Ketika itu terjadi, orang cenderung panik dan hal ini justru akan membuat api semakin besar. Nah, coba lakukan hal ini ketika ada api pada pakaianmu.
- Jangan berlari, karena hal itu akan mengipasi api dan membuat bajumu lebih cepat terbakar.
- Berbaring akan membuat api lebih sulit menyebar dan mengurangi efek api menyebar ke atas wajah dan kepala.
- Padamkan api dengan menutupnya menggunakan bahan yang berat, seperti mantel atau selimut. Hal ini akan menghalangi jalannya oksigen sehingga api akan padam.
- Berguling akan membuat api padam.
Kondisi lain yang dapat terjadi saat kebakaran adalah tertutupnya jalur untuk keluar karena terhalang api. Saat kondisi seperti ini, banyak orang menjadi buntu dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Berikut beberapa hal yang harus dilakukan jika jalur untuk keluar tertutup api.
- Jika berada di lantai atas, keluarlah dari jendela. Sebelum itu, lemparkan bahan lunak sebagai alas untuk keluar dari jendela sebagai antisipasi saat terjatuh. Jika bersama anak, usahakan untuk menurunkannya sebisa mungkin agar jarak jatuh tidak terlalu jauh. Minta bantuan orang lain untuk menjaga di bawah.
- Jika tidak dapat membuka jendela, gunakan benda berat untuk memecahkannya. Cari barang di sekitar yang kuat untuk memecahkan kaca jika jendela sulit dibuka. Tutupi bagian tepi yang bergerigi dengan pakaian, handuk, atau selimut agar tidak melukai kulit.
- Jika tidak bisa keluar, masukkan semua orang ke satu ruangan yang aman atau paling lama terpapar api. Kemudian letakan bantal atau handuk yang dibasahi di bawah pintu untuk menghalangi jalannya asap. Kemudian buka jendela dan minta bantuan orang lain atau pemadam kebakaran secepat mungkin.
- Saat berhasil keluar dan jika masih memiliki tenaga, usahakan membantu untuk memadamkan api sebelum petugas pemadam datang. Namun, jika pemadam hadir, biarkan mereka mengerjakannya agar tidak mengganggu jalannya proses. Usahakan untuk tidak masuk ke dalam bangunan kembali untuk mengambil atau mencari suatu barang, karena hal itu akan membahayakan nyawa. (Fajar Ramadhan)