Hari Kanker Sedunia, Ketahui Penyebab dan Cara Deteksi Kanker Paru

Vania Rossa

Kamis, 04 Februari 2021 | 09:53 WIB
Hari Kanker Sedunia, Ketahui Penyebab dan Cara Deteksi Kanker Paru
Ilustrasi kanker. (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Setiap tahun, tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Tahun ini, tema yang diambil masih sama dengan 2 tahun sebelumnya, yakni "I Am And I Will" yang diartikan sebagai komitmen dalam diri untuk melakukan sebuah tindakan.

Dari beberapa penyakit kanker yang ada, kanker paru adalah salah satu yang paling banyak diderita oleh masyarakat dunia. Tapi sayangnya, banyak penderita kanker paru telat mendapat pertolongan karena terlambat atau tidak menyadarai gejala-gejala yang muncul. Karena sudah terlambat, keberhasilan pengobatannya pun jadi rendah karena mengabaikan gejala-gejala yang muncul sejak awal. Itu sebabnya, sangat disarankan untuk mengenali beberapa gejala kanker paru yang sayangnya sering diabaikan berikut ini.

Demi mencegah progresivitas sekaligus menurunkan prevalensi kanker paru, dr. Kasum Supriadi, Sp.P mengajak masyarakat meningkatkan literasi kesehatan soal kanker paru. Salah satunya dengan mengetahui gejala kanker paru, meski tidak semua menunjukkan gejala dini.

Dokter Kasum Supriadi menyebutkan bahwa gaya hidup buruk yang seperti mengonsumsi makanan junk food, merokok, berlebihan mengonsumsi alkohol, serta berat badan berlebih bisa menjadi pencetus kanker. Selain itu, perubahan gen atau mutasi DNA terkait faktor keturunan juga patut diwaspadai.

Menurut dokter Kasum, jika ada anggota keluarga Anda terdiagnosis kanker paru, maka sebaiknya anggota keluarga lain menjalani pemeriksaan dini dan berkala untuk mendeteksi gejala kanker sedini mungkin.

"Ada serangkaian proses mendeteksi kanker paru, yakni anamnesa (wawancara pada pasien), pemeriksaan fisis, dan pemeriksaan penunjang yang meliputi pemeriksaan dahak dan biopsi jaringan paru, foto rontgen dada, CT scan paru dengan zat kontras, bronkoskopi atau endoskopi pada paru," ujarnya dalam siaran persnya, Kamis (4/2/2021), dikutip dari Antara.

Diagnosis kanker paru salah satunya jika ada sel tumor yang bisa terdapat pada pada saluran pernapasan, parenkim paru atau pada pembungkus paru.

"Bila dari serangkaian proses pemeriksaan ditemukan pasien mengidap kanker paru, maka dokter paru akan menentukan tindakan medis yang sesuai,” kata dia.

Apabila diagnosis sudah tegak, dokter Kasum menyarankan agar keluarga memastikan suplai oksigen pasien dengan memantau tanda vital pernapasan, tensi, suhu, nadi, dan saturasi oksigen.

baca juga

Apabila terlihat perubahan yang menurun maka segera konsultasikan ke dokter untuk menentukan apakah pasien perlu mendapat perawatan intensif di rumah sakit atau tidak.

Dikatakan juga bahwa pasien kanker paru stadium 4 memiliki angka progresifitas atau stadium lanjut yang cepat. Mereka ini rata-rata dilaporkan meninggal dunia dalam jangka waktu kurang dari enam bulan karena faktor infeksi.

Di Indonesia, data Global Burden of Cancer Study (GLOBOCAN) tahun 2018 melaporkan sekitar 26.069 orang meninggal karena kanker paru setiap tahunnya, dengan 30.023 kasus baru. Angka ini tertinggi atau mencapai 19,3 persen dibandingkan total kematian dari seluruh kanker lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sejarah Hari Kanker Sedunia 4 Februari

Mengenal Sejarah Hari Kanker Sedunia 4 Februari

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 07:15 WIB

Miris, Kematian Kanker Paru Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

Miris, Kematian Kanker Paru Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 07:55 WIB

WHO: Kanker Payudara Jadi Jenis Kanker Paling Umum Nomor Satu di Dunia

WHO: Kanker Payudara Jadi Jenis Kanker Paling Umum Nomor Satu di Dunia

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Sosok Besar Eks Anak Buah Megawati di Karier Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto

Sosok Besar Eks Anak Buah Megawati di Karier Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Superbank Gelontorkan Pembiayaan Untuk 200 Mobil Listrik ke Grab

Superbank Gelontorkan Pembiayaan Untuk 200 Mobil Listrik ke Grab

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Review Film Galaksi: Luka Tersembunyi di Balik Sikap Keras Seseorang

Review Film Galaksi: Luka Tersembunyi di Balik Sikap Keras Seseorang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Inovasi Sistem Daya 48V Microchip Hadirkan Pemantauan Energi Cerdas

Inovasi Sistem Daya 48V Microchip Hadirkan Pemantauan Energi Cerdas

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Pamer AI Registrasi Bansos Buatan Lokal, Luhut: Dipuji Profesor Dunia

Pamer AI Registrasi Bansos Buatan Lokal, Luhut: Dipuji Profesor Dunia

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Anime Slow Living Berjudul Hirayasumi Ungkap Seiyuu Utama lewat Teaser Baru

Anime Slow Living Berjudul Hirayasumi Ungkap Seiyuu Utama lewat Teaser Baru

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala

Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:09 WIB

SMARTFREN 5G Fun Run Palembang, Ajak Lebih dari 1.000 Peserta Rasakan Serunya Olahraga Lari

SMARTFREN 5G Fun Run Palembang, Ajak Lebih dari 1.000 Peserta Rasakan Serunya Olahraga Lari

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Stop Merasa Nggak Enakan! Ini Alasan Perempuan Wajib Berani Nego Gaji Saat 'Interview'

Stop Merasa Nggak Enakan! Ini Alasan Perempuan Wajib Berani Nego Gaji Saat 'Interview'

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Blok M Segera Disulap Jadi Ruang Terpadu, Pasar Baru hingga Kota Tua Menyusul

Blok M Segera Disulap Jadi Ruang Terpadu, Pasar Baru hingga Kota Tua Menyusul

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:08 WIB

×