alexametrics

5 Desa Wisata Dekat Candi Borobudur, Asyik Ditelusuri Sambil Bersepeda!

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
5 Desa Wisata Dekat Candi Borobudur, Asyik Ditelusuri Sambil Bersepeda!
Candi Borobudur. (Dok. Tiket.com)

Nikmati keindahan panorama di situs peninggalan kerajaan Buddha lewat cara yang menyehatkan.

Suara.com - Candi Borobudur adalah destinasi super prioritas yang digencarkan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI, dan ada berbagai cara untuk menikmati keindahan panorama di situs peninggalan kerajaan Buddha itu, salah satunya dengan bersepeda.

"Kami melihat pertumbuhan tren bagi berbagai komunitas pesepeda dari berbagai kota untuk menjelajahi medan-medan alami nusantara bersama-sama, karena aktivitas tersebut menyegarkan pikiran dan cahaya matahari bermanfaat bagi kebaikan tubuh," ujar Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com, berdasarkan siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (23/2/2021).

Nah, bagi Anda yang merencanakan bersepeda di Candi Borobudur, ada beberapa destinasi desa wisata yang sebaiknya jangan dilewatkan, berikut daftarnya:

Bersepeda di Desa Wisata Dekat Candi Borobudur. (Dok. Tiket.com)
Bersepeda di Desa Wisata Dekat Candi Borobudur. (Dok. Tiket.com)

1. Desa Wringin Putih
Berlokasi sekitar 2,3 kilometer dari area Candi Borobodur, Desa Wringin Putih menawarkan pemandangan pedesaan asri dan indah dengan latar belakang persawahan serta lanskap Bukit Menoreh.

Baca Juga: Viral Pria Kepengin Gowes, Pulang-pulang Sepedanya Malah Jadi Begini

Daya tarik utama dari desa ini adalah jajaran rumah bambu yang dapat ditemui sembari menyusuri area Wringin Putih sembari bersepeda. Manfaatkan kesempatan untuk berhenti sejenak agar bisa menikmati camilan khas getuk yang terbuat dari singkong halus bercampur gula, garam, dan kelapa parut.

2. Desa Wanurejo
Destinasi wajib mampir untuk para generasi gowes kekinian. Desa Wanurejo terletak di kaki pegunungan Menoreh dan diapit antara Sungai Progo dan Sungai Sileng, sehingga pemandangan alami mempesona pun dapat memukau hati.

Selagi di sini, kunjungi Museum Wayang dengan koleksi wayang terbaik nusantara. Terdapat 694 koleksi sastra tentang perwayangan dalam berbagai bahasa, serta 83 kaset audio yang memuat rekaman pertunjukan wayang dari tahun 1971 hingga 1994.

Bagi turis yang tidak membawa sepeda, di Balkodes Wanurejo tersedia tempat penyewaan sepeda di Jalan Balaputradewa. Harga sewa mulai dari Rp 15.000 untuk sepeda biasa, hingga Rp 50.000 untuk sepeda gunung.

Bersepeda di Desa Wisata Dekat Candi Borobudur. (Dok. Tiket.com)
Bersepeda di Desa Wisata Dekat Candi Borobudur. (Dok. Tiket.com)

3. Desa Majaksingi
Berlokasi 3 kilometer dari Candi Borobudur, tempat rehat alami berikutnya adalah Desa Majaksingi. Kegiatan menarik selagi menghabiskan waktu di sini adalah kerajinan membuat pot dari tanah liat langsung mengikuti tutorial live dari pengrajin berpengalaman.

Bagi penggemar kopi, bersiap-siap membawa pulang oleh-oleh berupa kantong biji kopi lokal bercitarasa dan beraroma terwangi dari desa ini.

Baca Juga: Begini 5 Manfaat Rajin Bersepeda, Bisa Buang Stress Loh!

4. Desa Tanjungsari
Berjarak serupa dengan Desa Majaksingi, yaitu sekitar 3 kilometer dari Candi Borobudur, Desa Tanjungsari memiliki latar belakang panorama pegunungan Menoreh. Penduduk desa ini bermata pencaharian utama sebagai petani cabai dan tembakau. Selain itu, pembuatan tahu rumahan pun menjadi salah satu produk usaha yang pantas dilirik.

Komentar