Fakta Pilu Di Balik Membludaknya Limbah Makanan, Banyak yang Kelaparan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 02 Maret 2021 | 11:50 WIB
Fakta Pilu Di Balik Membludaknya Limbah Makanan, Banyak yang Kelaparan
Ilustrasi food waste / limbah makanan (wwf)

Suara.com - Makanan merupakan unsur yang penting bagi kehidupan. Melalui makanan kebutuhan seseorang dapat terpenuhi. Namun, dalam kenyataan banyak sekali limbah makanan yang terbuang sia-sia begitu saja. Padahal, masih banyak orang yang tidak dapat makanan.

Dilansir dari Food Bank, menurut seorang profesor di Università della Tuscia dan anggota Dewan Penasihat BCFN, Riccardo Valentini, pada tahun 2050 akan terjadi sekitar 3 sampai 84 persen peningkatan harga pangan.

Berdasarkan data, lebih dari 800 juta orang menerita kekurangan gizi serta sekita 36 juta meninggal dunia karena kekurangan makanan. Oleh karena itu, sangat disayangkan banyaknya limbah makanan, sedangkan masih banyak yang kekurangan.

Ilustrasi sisa makanan. (Shutterstock)
Ilustrasi sisa makanan. (Shutterstock)

Tidak hanya itu, limbah makanan juga berdampak negatif pada lingkungan, ekonomi, ketahanan pangan dan gizi. Limbah makanan ini berasal dari petani, dan perusahaan distribusi.

Hal ini karena banyaknya faktor produksi yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga menyebabkan makanan terbuang begitu saja. Makanan yang terbuang akan menyebabkan limah yang tinggi. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap harga produk menjadi lebih tinggi.

Limbah makanan juga diproduksi dalam rumah tangga. Permasalahan ini sangat menjadi perhatian, khususnya di negara maju.  Di negara maju, mereka cenderung membuat hingga 30 persen pembelian buah dan sayuran. Selain itu, limbah tersebut tidak dapat didaur ulang kembali.

Diperkirakan sekitar 1,3 miliar ton makanan tebuang setiap tahunnya. Makanan-makanan tersebutlah yang menjadi limbah yang mengangu lingkungan. Dari makanan yang terbuang ini setara dengan 1 triliun dolar Amerika jika dihargakan.

Rupanya, dari sisa makanan yang terbuang akan sangat berdampak bagi negara tersebut. Limbah makanan akan menjadi karbondioksida bagi negara tersebut. Negara dengan karbondioksida terbesar yaitu Amerika Serikat dan Cina.

Hal mengejutkan lain yaitu, satu perempat makanan yang terbuang, dapat memberi makan sekitar 759 juta orang yang kekurangan gizi di seluruh dunia yang mengalami kelaparan. Selain itu, limbah makanan di Eropa saja, dapat memberi makan sekitar 200 juta orang yang mengalami kelaparan karena kekurangan makanan.

baca juga

Seperti diketahui, salah satu limbah makanan terbesar diproduksi oleh negara maju. Rupanya limbah total negara maju sekitar 222 juta ton setara dengan semua makanan yang ada di Afrika Sub-Sahara yaitu 230 juta ton.

Selain itu, konsumen Eropa atau Amerika Utara membuang hampir 100 kilogram makanan setiap tahun, melebihi berat badannya yang rata-rata sekitar 70 kilogram.

Walaupun negara maju dan berkembang sama-sama menghasilkan limbah makanan. Hanya saja, kondisinya berbeda. Negara berkembang masih kekurangan teknologi dan infrastruktur sehingga sulit untuk mengendalikan limbah makanan yang ada. 

Limbah makanan juga menghasilkan 3,3 miliar ton karbon dioksida, yang mempercepat perubahan iklim global. Oleh karena itu, permasalahan limbah makanan sangat penting diperhatikan karena menyangkut kondisi bumi.

Penulis:  Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Makanan dan Minuman untuk Meningkatkan Mood Kamu!

Rekomendasi Makanan dan Minuman untuk Meningkatkan Mood Kamu!

Jogja | Senin, 01 Maret 2021 | 21:05 WIB

Tak Habis Dijual, Kakek Bagikan Kue Dagangannya ke Anak-anak Tuai Pujian

Tak Habis Dijual, Kakek Bagikan Kue Dagangannya ke Anak-anak Tuai Pujian

Hits | Senin, 01 Maret 2021 | 14:22 WIB

5 Makanan untuk Meredakan Stres: Kimchi Hingga Brokoli

5 Makanan untuk Meredakan Stres: Kimchi Hingga Brokoli

Health | Senin, 01 Maret 2021 | 13:32 WIB

Terkini

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:26 WIB

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×