alexametrics

Usai Olahraga Bingung Makan Apa? Ini 5 Camilan Saran dari Ahli Gizi

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Usai Olahraga Bingung Makan Apa? Ini 5 Camilan Saran dari Ahli Gizi
Makanan yang bisa dikonsumsi setelah berolahraga. (Shutterstock)

Ini daftar camilan yang sangat baik dimakan setelah berolahraga, karena akan kembali meningkatkan energi dengan cepat.

Suara.com - Sudah jadi hal umum usai berolahraga perut akan keroncongan meminta untuk diisi. Tapi kebanyakan kerap bingung, apa makanan yang tepat untuk disantap setelah berolahraga khususnya untuk camilan.

Mengutip Insider, Jumat (5/3/2021) ini daftar camilan yang sangat baik dimakan setelah berolahraga, karena akan kembali meningkatkan energi dengan cepat.

1. Kacang-kacangan

Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)
Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)

Menurut pelatih kebugaran pribadi, Katie Dunlop mengatakan jika kacang adalah sumber protein yang baik. "Kacang bisa diserap tubuh dengan cepat dan menyediakan nutrisi asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk kembali memulihkannya," ungkap Katie.

Baca Juga: Mirip Majalah Azab, Penampakan Bungkus Keripik Ini Bikin Publik Ngelus Dada

2. Pisang bisa memulihkan energi

Ilustrasi pisang. (Shutterstock)
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Ahli Gizi Rachel Hartley mengatakan jika pisang tinggi kalium, yang bisa mencegah kram dan membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang usai berolahraga, atau rehidrasi.

"Apalagi pisang mengandung gula alami, yang bisa menjadi sumber bahan bakar atau energi alami," terang Hartley.

3. Telur rebus dan roti

Ilustrasi telur rebus (Shutterstock).
Ilustrasi telur rebus (Shutterstock).

Disarankan mengonsumsi kedua makanan ini dengan rentang jarak 30 menit setelah berolahraga, karena kedua makanan ini bisa memulihkan energi dengan cepat.

Baca Juga: Jangan Salah, Berkeringat Saat Olahraga Bukan Tanda Tubuh Membakar Lemak

"Roti adalah makanan ringan, dan telur sumber protein, sehingga keduanya sangat baik disandingkan, khususnya untuk membentuk kembali otot," jelas Ahli Gizi Beth Warren.

Komentar