Berikut Panduan Keluar dari Hubungan Beracun yang Dapat Merusak Mental

Risna Halidi, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 16 Maret 2021 | 13:53 WIB
Berikut Panduan Keluar dari Hubungan Beracun yang Dapat Merusak Mental
Ilustrasi putus cinta dari hubungan beracun (Shutterstock).

Suara.com - Seperti kata pepatah cinta itu buta, hal inilah yang kerap terjadi dalam hubungan beracun atau toxic relationship. Banyak orang yang terpaksa melakukan sesuatu hanya atas nama cinta.

Faktor-faktor seperti terlalu terbiasa dengan pasangan, kurang percaya diri dan takut menyakiti orang lain, menjadi penyebab seseorang bisa bertahan dalam hubungan beracun yang malah akan memperburuk kesehatan mental.

Seorang psikiater dari Rumah Sakit Wockhardt di Mumbai, India, Dr Sonal Anand mengungkapkan, seseorang yang terjebak hubungan beracun berisiko memiliki masalah kesehatan mental dan menyebabkan penurunan rasa percaya diri. 

"Hubungan beracun dapat mengubah pribadi seseorang, mengurangi kreativitas, dan benar-benar merusak keunikan dan kepercayaan diri. Karena tekanan, seseorang mungkin cenderung mengalami efek stres yang merugikan baik secara mental maupun fisik. Anda dapat mengembangkan risiko depresi atau kecemasan kronis yang lebih tinggi,"

"Jika keadaan menjadi tidak terkendali, situasi tersebut dapat memperburuk masalah fisik sebelumnya atau menyebabkan masalah baru. Selain itu, hubungan beracun menyebabkan hilang fokus dan energi yang seharusnya diinvestasikan untuk sesuatu yang lebih progresif," kata Dr Anand dilansir dari Healthshots.

Lalu kapan hubungna beracun harus dihentikan? Setiap hubungan memiliki hari baik dan hari buruk. Tetapi ketika hari-hari buruk terasa lebih banyak dibanding hari-hari baik, mungkin inilah tandanya untuk meninggalkan hubungan yang telah dijalani.

Waktu yang tepat untuk berhenti adalah ketika hubungan membuatmu mempertanyakan tujuan hidup atau prioritas, serta memaksamu melakukan penyesuaian yang menyebabkan kamu harus kembali berkompromi dengan hidupmu sendiri.

Jika kamu sudah merasa sulit tidur, sering sakit kepala, dan merasa kesal saat dekat pasangan, hal tersebut merupakan tanda-tanda awal untukmu melanjutkan hidup.

Bagaimana caranya minta putus dari hubungan beracun? Dr Anand memberikan beberapa tips utama. Pertama, duduk dengan pasangan dan bahas mengapa kamu tidak bisa melanjutkan hubungan. Beri tahu pasangan bagaimana keputusanmu adalah hal terhormat untuk dilakukan.

baca juga

Kedua, beberapa orang tidak konfrontatif dan menghindari mendiskusikan berbagai hal dengan pasangan. Mereka mungkin memilih mengakhiri hubungan hanya lewat telpon atau pesan sederhana. Perpisahan yang bersahabat membantu pasangan menutup hubungan yang telah dijalani.

Ketiga, jika kamu pernah putus berkali-kali, coba tulis perasaanmu dalam sebuah buku harian. Ini bisa jadi pengingat bahwa putus dilakukan demi kebaikan kamu dan pasangan.

"Tidak disarankan untuk memiliki hubungan hanya untuk menghindari sakitnya putus cinta. Menutup hubungan dengan damai bisa membantumu maju dengan sikap positif. Beri diri waktu untuk sembuh," saran Dr Anand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati! 6 Hal Ini Akan Memperburuk Kesehatan Mentalmu

Hati-Hati! 6 Hal Ini Akan Memperburuk Kesehatan Mentalmu

Your Say | Selasa, 16 Maret 2021 | 11:08 WIB

3 Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

3 Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

Lifestyle | Selasa, 16 Maret 2021 | 10:34 WIB

Studi: 80 Persen Kesehatan Mental Anak Muda Menurun Selama Pandemi Covid-19

Studi: 80 Persen Kesehatan Mental Anak Muda Menurun Selama Pandemi Covid-19

Surakarta | Senin, 15 Maret 2021 | 18:28 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×