Hari Arsitektur Nasional 2021: Ini 6 Arsitek Indonesia Beserta Mahakaryanya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 18 Maret 2021 | 14:05 WIB
Hari Arsitektur Nasional 2021: Ini 6 Arsitek Indonesia Beserta Mahakaryanya
Ilustrasi hasil arsitektur. [shutterstock]

Suara.com - Tanggal 18 Maret setiap tahunnya selalu diperingati sebagai Hari Arsitektur Nasional. Diperingati untuk menghargai para arsitektur yang membangun tempat naungan yang indah dan memanjakan mata.

Tahu nggak sih, di balik bangunan bersejarah Indonesia ada sosok arsitek yang berjasa dengan mahakaryanya. Berikut 6 arsitek Indonesia yang bertalenta dengan karyanya yang patut diacungi jempol, berdasarkan siaran pers Ruangguru, Kamis (18/3/2021).

1. Andra Matin

Foto Andra Matin sumber (Dok: Instagram/@andramatin)
 Andra Matin (Dok: Instagram/@andramatin)

Dikenal karena ciri khas karyanya yang memiliki struktur geometris dan minimalis, arsitek dengan nama lengkap Isandra Matin Ahmad ini merupakan salah satu arsitek asal Indonesia dengan jajaran prestasi yang membanggakan.

Hasil karya-karyanya meliputi Potato Head Bali, Monumen Soekarno Taman Rendo di NTT, hingga Bandara Blimbingsari di Banyuwangi.

Berkat mahakaryanya yang sangat inspiratif, Andra Matin mendapatkan penghargaan IAI Award pada tahun 1999, 2002, 2006, dan dinobatkan sebagai salah satu dari 101 arsitek yang paling berkiprah pada tahun 2007 oleh Wallpaper Architecture Directory.

2. Daliana Suryawinata

Arsitek perempuan asal Indonesia ini mengawali karirnya sebagai arsitek di Indonesia sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan di Belanda dan mendirikan konsultan arsitektur bernama Suryawinata Heinzelmann Architecture and Urbanism (SHAU) bersama suaminya di Belanda.

Perempuan yang biasa dipanggil Dana ini menjadi satu-satunya arsitek perempuan Indonesia yang masuk ke dalam daftar “100 Women to Watch in Architecture” pada penghargaan Architizer A+ Awards

baca juga

Walaupun telah sukses berkarir di negeri kincir angin, Daliana tidak lupa dengan tanah air dan memilih pulang ke Indonesia untuk mewujudkan mimpinya menjadikan Jakarta menjadi kota yang lebih layak huni.

Salah satu konsep arsitektur urban yang Daliana canangkan di Jakarta adalah Kampung Vertikal di Muara Angke untuk mengantisipasi banjir yang sering melanda kawasan tersebut.

3. Friedrich Silaban

 Friedrich Silaban sumber (Dok: instagram/@now_jakarta)
Friedrich Silaban (Dok: instagram/@now_jakarta)

Tahukah kamu jika bangunan-bangunan terkenal di Indonesia seperti Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, dan Gelora Bung Karno didesain oleh arsitek yang sama? Ya, Friedrich Silaban merupakan sosok dibalik bangunan-bangunan megah nan historis tersebut.

Beliau merupakan arsitek asal Sumatera Utara yang karya-karyanya menghiasi Jakarta sejak masa awal kemerdekaan Indonesia.

Berkat jasanya di bidang arsitektur Indonesia, Friedrich memperoleh tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan yang diberikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1962.

4. Soejoedi Wirjoatmodjo

Arsitek asal Indonesia satu ini dikenal luas oleh masyarakat Indonesia berkat salah satu karyanya, yaitu Gedung MPR/DPR/DPD di Jakarta. Tak hanya itu, beliau juga merupakan sosok di balik pembangunan Gedung Sekretariat ASEAN, Gedung Kedubes Perancis di Jakarta, dan restoran Braga Permai yang dulu bernama ‘Maison Bogerijen’.

5. Achmad Noeman

Achmad Noeman merupakan salah satu pendiri Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Beliau dikenal sebagai maestro masjid asal Indonesia karena memiliki karya-karya masjid yang terkenal seperti Masjid Salman ITB, Masjid Amir Hamzah, Masjid at-Tin, Masjid Islamic Center.

Tak berhenti di Indonesia, karya beliau juga telah sampai ke mancanegara, seperti Masjid Soeharto di Bosnia dan Masjid Syekh Yusuf di Cape Town, Afrika Selatan.

6. Han Awal

Han Awal sumber (Dok: Instagram/@hanawalarchitects)
Han Awal sumber (Dok: Instagram/@hanawalarchitects)

Arsitek Indonesia satu ini terkenal karena beberapa proyek pemugaran bangunan- bangunan bersejarah di Jakarta seperti Gereja Katedral Jakarta, Gedung Arsip Nasional, Gedung Bank Indonesia, dan Gereja Immanuel.

Selain karya-karya pemugaran bangunan bersejarah, beliau juga memiliki karya-karya arsitektur bangunan lainnya, yaitu Gedung Kampus Universitas Katolik Atma Jaya di Semanggi dan Gedung Sekolah Pangudi Luhur di Kebayoran Baru, Jakarta.

Beliau meraih penghargaan International Award of Excellence UNESCO Asia Pacific Heritage untuk bangunan Gedung Museum Arsip Nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat Lebih dekat Wajah Baru Masjid Istiqlal

Melihat Lebih dekat Wajah Baru Masjid Istiqlal

Foto | Kamis, 11 Maret 2021 | 16:58 WIB

Profil Yahya Hamza Koshak, Arsitek Sumur Air Zam-zam yang Baru Meninggal

Profil Yahya Hamza Koshak, Arsitek Sumur Air Zam-zam yang Baru Meninggal

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 12:08 WIB

Bangga,  Mahasiswa ITB Wakili Indonesia di Kompetisi Arsitek Prancis

Bangga, Mahasiswa ITB Wakili Indonesia di Kompetisi Arsitek Prancis

Lifestyle | Jum'at, 26 Februari 2021 | 20:45 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×