Bawa Kue ke Lapas Narkotika, Ternyata Begini Prosedur Pemeriksaannya

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 23 Maret 2021 | 16:26 WIB
Bawa Kue ke Lapas Narkotika, Ternyata Begini Prosedur Pemeriksaannya
Ilustrasi kue tart, kue ulang tahun (Unsplash @anniespratt)

Suara.com - Pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) umumnya cukup ketat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya hal yang tak diinginkan masuk ke dalam lapas.

Seperti yang terlihat dalam video unggahan akun TikTok @ismia_03. Dalam video itu, wanita ini tengah mengunjungi salah satu kerabatnya di lapas narkotika.

Tak ingin datang dengan tangan kosong, ia pun membawa sebuah kue untuk kerabatnya. Kue tersebut adalah kue cokelat dengan hiasan foto seorang perempuan lengkap dengan tulisan dari krim putih.

Namun, karena ia mengunjungi seseorang di lapas, ia harus mengikuti beragam prosedur pengecekan.

Salah satu prosedur yang harus dilakukan adalah pemeriksaan kue yang dibawa. Salah satu petugas kemudian memotong-motong kue tersebut.

Pemeriksaan kue di lapas narkotika (Tiktok @ismia_03)
Pemeriksaan kue di lapas narkotika (Tiktok @ismia_03)

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya penyelundupan barang di dalam kue. Wanita ini sempat merasa sedih karena kue sampai ke kerabatnya dalam keadaan terpotong-potong.

Namun, wanita ini pun sangat mengerti dengan apa yang dilakukan petugas lapas. Ia juga merasa tak keberatan dengan prosedur tersebut.

"Hancur duluan kuenya sebelum sampai ke orangnya. Nggak apa-apa, harus ikuti aturan biar aman," tulisnya dalam video.

Usai pemeriksaan selesai, petugas pun merapikan kue yang telah dipotong. Kue itu juga kembali ditutup rapat seperti sedia kala.

baca juga

Video ini rupanya menarik banyak perhatian warganet. Lebih dari seribu komentar memenuhi unggahan ini.

"Iya karena banyak yang cari kesempatan buat nyelundupin barang terlarang di dalam kuenya," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Paling nggak kuenya ditata lagi, nggak cuma diacak-acak abis itu dibiarin," ujar warganet ini.

"Bapaknya ikuti aturan SOP kerjanya gaes. Dulu pas aku jengukin temen di lapas juga gitu diperiksa sampe diraba-raba, tapi sama petugas cewe juga," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Selasa (23/3/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Istri Jualan Kue, Apa Kata Zumi Zola yang Lagi Dibui?

Mantan Istri Jualan Kue, Apa Kata Zumi Zola yang Lagi Dibui?

Entertainment | Jum'at, 19 Maret 2021 | 20:16 WIB

Wanita Pamer Kue Bawang Rp 10 Juta dari Korut, Wujudnya Bikin Geleng-geleng

Wanita Pamer Kue Bawang Rp 10 Juta dari Korut, Wujudnya Bikin Geleng-geleng

Malang | Jum'at, 19 Maret 2021 | 10:25 WIB

Begini Resep Kue Pukis Lezat tanpa Amis

Begini Resep Kue Pukis Lezat tanpa Amis

Sumsel | Rabu, 17 Maret 2021 | 08:45 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×