Dear Petani, Yuk Budidaya Porang! Sedang Diminati di Luar Negeri, Lho

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 27 Maret 2021 | 16:55 WIB
Dear Petani, Yuk Budidaya Porang! Sedang Diminati di Luar Negeri, Lho
Tanaman Porang. (Dok. Kementan)

Suara.com - Pernah mendengar tanaman porang? Jika belum tahu, tanaman ini sedang hits di kalangan petani lantaran kehadirannya yang tiba-tiba booming dan menjadi komoditas ekspor Indonesia.

Minat terhadap porang yang tinggi di dalam dan luar negeri, serta nilainya yang menggiurkan, membuat petani berbondong-bondong membudayakan tanaman porang ini di Indonesia.

Itulah kenapa tanaman sejenis umbi umbian yang bisa diolah jadi keripik hingga shirataki ini disebut sebagai komoditas mahkota.

Porang. (Dok. Kementan)
Porang. (Dok. Kementan)

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, porang telah ditetapkan sebagai komoditas yang masuk dalam program gerakan tiga kali lipat ekspor (GRATIEKS).

“Ekspor porang pada tahun 2020 sebanyak 32.000 ton, dengan nilai ekspor mencapai Rp 1,42 Triliun ke negara Jepang, Tiongkok, Vietnam, Australia dan lain sebagainya. Ada peningkatan sebesar 160 persen dari tahun 2019,” ujar Mentan Syharul berdasarkan siaran pers yang diterima suara.com, Sabtu (27/3/2021).

Upaya mendongkrak terus dilakukan agar ekspor porang semakin bertambah. Salah satunya melalui program budidaya porang seluas 32.000 hektar di 37 Kabupaten 10 Provinsi di Indonesia.

“Satu dukungan penting Kementan terhadap program tersebut dengan dilepasnya varietas porang Madiun 1 pada tahun 2020 untuk mendukung ketersediaan benih porang nasional.” lanjut Mentan Syharul.

Riset pengolahan porang juga akan terus digencarkan, termasuk membuat produk yang terbuat dari porang. Bahkan Kementan akan terus mengawasi dan melarang ekspor porang segar dalam bentuk umbi, bulbil, hingga yang masih berbentuk biji.

"Ini dalam rangka mengamankan plasma nutfah lokal porang" tambah Mentan.

baca juga

Peningkatan kuantitas benih porang melalui kultur jaringan juga diarahkan untuk mendukung pencapaian program peningkatan luas tanam porang.

Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menambahkan porang juga bisa dikembangkan menjadi aneka produk prospektif lain yang dapat dikembangkan oleh kelompok tani.

“Peluang ekspor maupun pasar produk-produk olahan dari bahan porang di dalam negeri masih terbuka, seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebutuhan pangan fungsional yang meningkat.” ujar Fadjry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Porang, Tanaman Hits di Kalangan Petani Dengan Harga Selangit

Mengenal Porang, Tanaman Hits di Kalangan Petani Dengan Harga Selangit

Lifestyle | Kamis, 11 Maret 2021 | 20:12 WIB

Lolos Sertifikasi, 15 Ribu Bibit Porang Asal Lebak Dikirim ke Sumatera

Lolos Sertifikasi, 15 Ribu Bibit Porang Asal Lebak Dikirim ke Sumatera

Banten | Sabtu, 06 Maret 2021 | 11:25 WIB

Kisah Tanaman Porang Jadi Harapan Hidup Petani Jembrana Bali

Kisah Tanaman Porang Jadi Harapan Hidup Petani Jembrana Bali

Bali | Minggu, 21 Februari 2021 | 11:31 WIB

Terkini

Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi

Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi

Bogor | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:09 WIB

DPRD Jakarta Minta Revisi UU DKJ ke DPR RI, Usulkan Penambahan Kursi Dewan Jadi 220

DPRD Jakarta Minta Revisi UU DKJ ke DPR RI, Usulkan Penambahan Kursi Dewan Jadi 220

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:08 WIB

5 Kulit Buah yang Bisa Dimakan dan Kaya Nutrisi, Apa Saja?

5 Kulit Buah yang Bisa Dimakan dan Kaya Nutrisi, Apa Saja?

Sumut | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Ketika Persoalan Sehari-hari Muslimah Dijawab Lewat Buku Fiqh Wanita Populer

Ketika Persoalan Sehari-hari Muslimah Dijawab Lewat Buku Fiqh Wanita Populer

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK

Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK

Bekaci | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Rempah dan Jalur Laut: Komoditas Membentuk Dinamika Masyarakat Nusantara

Rempah dan Jalur Laut: Komoditas Membentuk Dinamika Masyarakat Nusantara

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Contoh Surat Kuasa Cabut Berkas Kendaraan: Lengkap dengan Syarat dan Prosedur Mutasi 2026

Contoh Surat Kuasa Cabut Berkas Kendaraan: Lengkap dengan Syarat dan Prosedur Mutasi 2026

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini

Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar

Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×