Perhatikan 7 Hal Ini Ketika Ingin Investasi Properti

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 01 April 2021 | 08:49 WIB
Perhatikan 7 Hal Ini Ketika Ingin Investasi Properti
Investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berinvestasi, khususnya di kalangan orang muda, tersedia banyak instrumen investasi yang bisa dipilih. Beberapa yang paling umum adalah saham, reksadana, obligasi, atau emas.

Namun, salah satu instrumen investasi paling lama yang kadang terlupakan adalah properti. Investasi properti memang sering terlupakan atau tidak menjadi pilihan pertama orang-orang dalam berinvestasi karena modal yang diperlukan relatif besar.

Padahal, bila bicara soal risiko, investasi properti bisa dikatakan memiliki risiko yang jauh lebih kecil daripada instrumen investasi lain. Harga properti selalu naik dan hampir tidak pernah turun. Meski fluktuatif dan kadang melambat, tren harga properti selalu naik. Permintaan untuk sewa atau menjual kembali pun selalu ada dalam berbagai kondisi perekonomian.

Bagi Anda yang memiliki modalnya, properti bisa menjadi pilihan investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang. Meskipun begitu, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menginvestasikan uang Anda di bidang properti dari Dekoruma.

1. Menentukan Budget dari “Dana Dingin”
Sama seperti berinvestasi di instrumen lain, dana yang digunakan sebaiknya adalah “dana dingin”. Dana dingin artinya uang lebih yang tidak terpakai untuk kebutuhan hidup, membayar utang, atau kewajiban finansial lain. Jika belum ada dananya, tidak perlu memaksakan untuk berinvestasi, apalagi properti.

Anda bisa saja mencicil pembelian properti untuk investasi, namun perlu ada perhitungan yang cermat agar kemampuan bayar terjaga sampai properti lunas. Meskipun begitu, idealnya investasi properti menggunakan uang tunai dari kelebihan pendapatan.

2. Pastikan Pengembang Punya Reputasi Baik
Seperti prinsip investasi pada umumnya, belilah serendah-rendahnya dan jual setinggi-tingginya. Untuk itu, Anda perlu up-to-date dengan informasi-informasi soal industri properti. Salah satu cara mendapatkan harga semurah-murahnya adalah membeli properti yang baru dipasarkan dan belum dibangun.

Pengembang biasanya memberikan promo permulaan atau early bird yang harganya jauh lebih murah dibandingkan saat properti sudah dibangun. Mengingat tidak ada unit fisik, pastikan pengembang punya reputasi yang baik dalam menyelesaikan proyeknya. Jangan sampai Anda sudah membayar uang dalam jumlah besar, tapi pengembangnya lari dari tanggung jawab dan meninggalkan banyak masalah.

3. Menakar Pendapatan Sewa Properti
Dalam berinvestasi properti, ada dua prospek yang bisa Anda dapat. Peningkatan harga sewa dalam jangka waktu minimal lima tahun semenjak pembelian. Begitu juga dengan pendapatan sewa properti. Banyak faktor yang mempengaruhi dua prospek ini. Maka dari itu, Anda perlu teliti dalam mempertimbangkan faktor-faktor penentunya di bawah ini.

4. Lokasi dan Akses Properti
Dua faktor yang saat ini paling menentukan pertumbuhan harga properti adalah lokasi dan akses properti tersebut. Seberapa dekat dengan pusat kota, pusat bisnis, atau fasilitas-fasilitas kunci di lingkungan properti. Lalu, berapa waktu yang perlu ditempuh ke bandara, stasiun kereta, atau stasiun bus.

Kemudian, sistem transportasi umum apa saja yang tersedia dan seberapa mudah dijangkau. Kedua hal ini penting untuk diperhatikan karena punya pengaruh besar terhadap harga properti saat pertama kali dipasarkan dan ketika akan disewakan atau dijual.

5. Lingkungan, Kelengkapan Fasilitas, dan Sarana Umum Properti
Faktor selanjutnya yang mempengaruhi harga jual kembali atau sewa properti adalah keadaan lingkungan sekitar properti, fasilitas di dalam properti, dan sarana umum di sekitar properti. Dimulai dari apakah lingkungan properti bebas banjir, rawan kejahatan atau tidak.

Lalu fasilitas yang tersedia di properti, seperti ketersediaan kolam renang, club house, fitness center, jogging track, sistem satu gerbang, atau fasilitas ala superblok yang terkoneksi dengan mal dan perkantoran.

Demikian pula dengan sarana umum di sekitarnya, apakah tersedia sekolah dan universitas yang berkualitas, rumah sakit terdekat, tempat ibadah, pasar dan pusat perbelanjaan.

6. Pertimbangkan Biaya-biaya Pemeliharaan Properti
Kembali lagi soal biaya, budget yang dikeluarkan tidak hanya berhenti sama transaksi properti telah diselesaikan. Untuk pemeliharaannya, Anda juga perlu mengalokasikan dana setiap bulannya untuk properti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Hal yang Hanya Dimiliki Orang Bermental Kaya, Tak Mudah Tergoda Belanja!

5 Hal yang Hanya Dimiliki Orang Bermental Kaya, Tak Mudah Tergoda Belanja!

Your Say | Rabu, 31 Maret 2021 | 15:03 WIB

Makin Cuan dengan Investasi? Simak Tips Trading Online Ini

Makin Cuan dengan Investasi? Simak Tips Trading Online Ini

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:00 WIB

Nilai Investasi di Lampung Tengah Ditarget Naik

Nilai Investasi di Lampung Tengah Ditarget Naik

Lampung | Selasa, 30 Maret 2021 | 09:07 WIB

Terkini

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 17:27 WIB

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:29 WIB

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:13 WIB

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:10 WIB

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:01 WIB

5 Pilihan Mesin Cuci yang Awet untuk Usaha Laundry, Hemat Listrik dan Kapasitas Besar

5 Pilihan Mesin Cuci yang Awet untuk Usaha Laundry, Hemat Listrik dan Kapasitas Besar

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 15:20 WIB

5 Rekomendasi Cushion yang Bisa di-Refill agar Lebih Hemat, Flawless Tanpa Boros

5 Rekomendasi Cushion yang Bisa di-Refill agar Lebih Hemat, Flawless Tanpa Boros

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 15:05 WIB

Tanda Wajah Tidak Cocok dengan Moisturizer? Ini 4 Rekomendasi yang Aman

Tanda Wajah Tidak Cocok dengan Moisturizer? Ini 4 Rekomendasi yang Aman

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 14:35 WIB