8 Trik Buat Rumah Lebih Sejuk Saat Musim Kemarau

Vania Rossa

Jum'at, 02 April 2021 | 09:26 WIB
8 Trik Buat Rumah Lebih Sejuk Saat Musim Kemarau
Trik Rumah Lebih Sejuk. (Dok. Dekoruma)

Suara.com - Setelah dilanda musim hujan yang menyebabkan banjir besar beberapa waktu lalu, Indonesia mulai memasuki periode musim kemarau mulai April 2021. Sama seperti musim-musim kemarau sebelumnya, akan ada peningkatan temperatur yang cukup signifikan dan matahari yang terik.

Setidaknya tahun lalu, temperatur saat musim kemarau di tanah air mencapai 37,3 derajat Celcius pada April 2020. Salah satu temperatur tertinggi yang pernah dicatat.

Datangnya musim kemarau memang membuat beberapa keadaan lebih baik daripada musim hujan. Tidak perlu khawatir cucian tidak kering, serta melimpahnya cahaya matahari yang bisa meningkatkan imun tubuh.

Meskipun begitu, musim kemarau berarti mulai merasa kepanasan lagi, begitu pula saat di rumah. Dengan aktivitas sehari-hari yang masih lebih banyak di rumah, membuat rumah sejuk tanpa bantuan pendingin ruangan akan sangat membantu.

Supaya hemat listrik, Dekoruma punya beberapa cara untuk membuat rumah terasa lebih sejuk selama musim kemarau, meskipun tanpa penggunaan AC dan kipas angin.

1. Halangi Sinar Matahari dengan Tirai
Salah satu cara paling mudah untuk mengurangi eksposur sinar matahari yang meningkatkan temperatur ruangan adalah dengan menggunakan tirai. Meski, semua tirai dan roller blind bisa melakukan tugas ini, Anda bisa memasang tirai sun block dan thermal insulated yang benar-benar mampu menghalangi sinar matahari. Dengan sinar matahari yang seratus persen tidak bisa masuk ke dalam ruangan, suhu dingin ruangan akan lebih terjaga meskipun tanpa pendingin ruangan.

2. Penggunaan Warna-warna Terang
Penggunaan warna di dalam rumah, terutama warna dinding, juga berpengaruh dengan temperatur di dalam rumah. Warna-warna gelap seperti hitam atau biru tua akan menyerap panas di siang hari, kemudian dikeluarkan kembali pada sore dan malam hari. Membuat bagian dalam rumah menjadi panas.

Untuk itu, perbanyak penggunaan warna-warna terang, khususnya putih pada eksterior dan interior rumah. Warna putih akan memantulkan cahaya matahari dan tidak menyimpan panasnya.

3. Membangun Taman Vertikal
Meletakkan tanaman di teras, balkon, atau depan jendela mampu membantu mengurangi kenaikan suhu di rumah. Melalui proses respirasi, tanaman akan menghasilkan oksigen yang membantu menurunkan suhu ruangan. Anda bisa meningkatkan fungsi ini dengan membangun taman vertikal di rumah.

baca juga

Taman vertikal yang menutupi dinding berfungsi untuk mencegah cahaya matahari memantul dari satu dinding ke dinding lainnya, menyebabkan kenaikan suhu. Selain mencegah panas, taman vertikal juga menjadi dekorasi yang menarik.

4. Menerapkan Sistem Ventilasi Silang
Sistem ventilasi ini awalnya banyak dipakai untuk rumah bergaya tropis. Namun, prinsipnya bisa diadopsi untuk menjaga kesejukan rumah. Caranya adalah dengan meletakkan dua bukaan ventilasi saling berhadapan di sebuah ruangan. Sirkulasi udara akan meningkat dengan udara panas yang masuk dari satu ventilasi dan keluar dari ventilasi yang ada di depannya. Menjaga suhu ruangan tetap rendah.

5. Membuka Pintu Ruangan pada Siang Hari
Walaupun tidak digunakan, biasakan untuk membuka pintu ruangan pada siang hari ketika musim kemarau. Menutup pintu hanya akan membuat udara panas terperangkap dan membuat ruangan panas bahkan di malam hari. Terlebih jika rumah Anda menggunakan sistem ventilasi silang, membuka pintu dan jendela yang menghadap ke dalam rumah akan membantu menurunkan temperatur.

6. Atur Penggunaan Peralatan Elektronik
Selain matahari, alat-alat elektronik yang digunakan di rumah juga merupakan sumber panas. Mulai dari televisi, berbagai kabel dan pengisi daya, kulkas, komputer, sampai lampu LED canggih sekalipun. Maka dari itu, gunakan peralatan-peralatan elektronik ini seperlunya. Matikan ketika tidak digunakan dan bila diperlukan, tambahkan sistem pendinginan eksternal.

7. Hindari Material Sintetis di Rumah
Di dalam rumah, ada kebutuhan berbagai material fabrik di rumah seperti sarung pembungkus sofa, sarung bantal, sprei, tirai, sampai karpet. Usahakan selalu memakai material kain yang breathable atau bisa bernapas. Katun dan linen yang paling sering digunakan.

Hindari menggunakan bahan-bahan seperti polyester atau kulit sintetis karena membuat kulit tidak bisa bernapas, dan menyebabkan kulit lembap dan berkeringat karena panas yang menempel di material sintetis ini.

8. Buat Langit-langit Rumah Tinggi
Trik ini lebih merupakan arahan arsitektur ketika rumah baru akan dibangun. Bangun rumah dengan langit-langit yang tinggi. Dengan begitu, tersedia ruang untuk sistem sirkulasi udara yang lebih leluasa. Panas yang masuk dari atap dan plafon akan bisa diputarkan sebelum turun lebih jauh ke area tinggal. Membuat temperatur ruangan-ruangan di rumah terjaga tetap sejuk.

Selain menghemat listrik, mengurangi penggunaan AC juga berdampak positif terhadap lingkungan. Maka dari itu, Anda bisa mulai mencoba kiat-kiat ini pada musim kemarau tahun ini yang sudah di depan mata.

Artikel Terkait:

5 Tanaman Hijau Tahan Panas Agar Taman Tetap Asri di Musim Kemarau
Buat Rumah Lebih Adem dengan 6 Pohon Peneduh Ini
Hindari Kering Kerontang dengan 5 Cara Menyiram Tanaman di Musim Kemarau

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat Jawa Tengah Waspada Cuaca Ekstrem

Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat Jawa Tengah Waspada Cuaca Ekstrem

Jawa Tengah | Kamis, 01 April 2021 | 06:05 WIB

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Puting Beliung di Masa Pancaroba

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Puting Beliung di Masa Pancaroba

Bogor | Jum'at, 26 Maret 2021 | 18:30 WIB

Indonesia Masuki Musim Kemarau di Bulan April 2021

Indonesia Masuki Musim Kemarau di Bulan April 2021

Lampung | Kamis, 25 Maret 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×