alexametrics

Tes Kepribadian: Manakah Tempat Menikah Impianmu?

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati
Tes Kepribadian: Manakah Tempat Menikah Impianmu?
Ilustrasi menikah. (Shutterstock)

Kalau kamu sadari, ternyata tempat yang selama ini kamu bayangkan menjadi tempat pernikahanmu, mengungkap banyak hal mengenai cinta dalam dirimu lho.

Suara.com - Kita semua memiliki pernikahan impian yang selalu kita impikan. Termasuk tempat yang akan kita pilih untuk menggelar acara spesial dalam hidup kita tersebut. 

Kalau kamu sadari, ternyata tempat yang selama ini kamu bayangkan menjadi tempat pernikahanmu, mengungkap banyak hal mengenai cinta dalam dirimu lho. Tidak percaya? Ikuti tes kepribadian berikut ini yuk.

Caranya, kamu hanya tinggal memilih satu di antara beberapa tempat yang ada di dalam daftar di bawah ini. Manakah yang akan kamu jadikan sebagai tempatmu menikah? Baca artinya di bawah ini, seperti yang dilansir Women Working.

1. Pernikahan di Pantai

Baca Juga: Lama Naksir Tetangga Tahunya Diajak Nikah, Kisah Cinta Wanita Ini Bikin Iri

Ilustrasi sepasang pengantin/kekasih di atas tebing. (Shutterstock)
Ilustrasi pernikahan di pantai. (Shutterstock)

Bahasa cintamu adalah kata-kata penegasan. Kamu menghargai pengakuan verbal tentang kasih sayang, termasuk "Aku mencintaimu", pujian, kata-kata penghargaan, dorongan dan pengakuan verbal, dan komunikasi digital seperti SMS dan keterlibatan di media sosial.

"Pertunjukan kasih sayang tertulis dan lisan paling penting bagi orang-orang ini,” kata psikoterapis pasangan Fariha Mahmud-Syed, MFT, CFLE. 

Ekspresi ini membuatmu merasa dipahami dan dihargai. Mendengarkan dan empati juga penting bagimu dalam hubungan. Catatan tulisan tangan dan permintaan maaf secara lisan juga sangat membantumu. Ini adalah bahasa cinta yang paling umum.

2. Pernikahan di tengah hutan

Jika pernikahan di tengah rimbunnya hutan dan pepohonan yang indah adalah tempat impian mu, maka bahasa cintamu adalah sentuhan fisik.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Mana Cat Kuku Kesukaanmu?

"Orang yang menyampaikan penghargaan mereka melalui bahasa ini, ketika mereka menyetujuinya, merasa dihargai ketika mereka dipeluk, dicium, atau dipeluk. Mereka menghargai perasaan hangat dan nyaman yang hadir dengan sentuhan fisik," kata Mahmud-Syed, Psy.D.

Komentar