Curhat Pria Bikin Iklan Cari Jodoh, Malah Dihujat Tak Pantas untuk Pacaran

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Rabu, 14 April 2021 | 18:08 WIB
Curhat Pria Bikin Iklan Cari Jodoh, Malah Dihujat Tak Pantas untuk Pacaran
Ilustrasi Putus Asa Mencari Jodoh (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Ada banyak usaha yang bisa dilakukan oleh seseorang dalam rangka mencari jodoh idaman. Salah satu contohnya, seorang pria sampai rela membuat iklan mencari jodoh.

Melansir World of Buzz, seorang pria asal China bernama Zhang Kunwei memutuskan untuk membuat iklan mencari jodoh. Namun, pria 28 tahun itu berakhir diejek.

Zhang membuat iklan yang menunjukkan foto dirinya. Selain itu, ia juga menuliskan detail seperti gaji dan pekerjaan.

Meski begitu, Zhang malah berakhir panen ejekan. Tak hanya dibully soal penampilan, ada pula yang mengomentari gajinya.

"Ya Tuhan, dia sangat jelek. Terlebih, dia terlihat berminyak (istilah untuk pria China paruh baya yang botak dan berbadan besar)," tulis salah satu komentar tersebut.

"Aku penasaran kenapa dia biasa-biasa saja tapi percaya diri," imbuh komentar lain.

Ilustrasi seorang lelaki sedang bekerja menggunakan laptop dan ponsel (Shutterstock).
Ilustrasi membuat iklan mencari jodoh

Tak hanya itu, gaji Zhang yang sebesar 50.000 yuan atau Rp 111 juta per bulan juga menjadi pertanyaan. Pasalnya, Zhang diketahui bekerja menjadi dosen di universitas kecil.

Meski begitu, Zhang lantas menjelaskan bahwa ia juga punya pekerjaan sampingan sebagai programmer dan melatih para gamers.

Ini bukan pertama kalinya pria 28 tahun tersebut diejek karena usahanya mencari jodoh. Tahun lalu, Zhang juga pernah membuat iklan mencari jodoh.

baca juga

Bedanya, gaji Zhang saat itu masih 3.000 yuan atau sekitar Rp 6,7 juta. Zhang lantas diejek bahwa ia "tidak pantas punya pacar" dengan gaji serendah itu.

Sementara, kini Zhang kembali dianggap tidak cocok punya pacar dan malah disuruh netizen untuk memperbaiki penampilan lewat berolahraga.

Rapat Online, Politisi Ini Tak Sadar Istrinya Tak Berbusana di Belakang (shutterstock.com)
Ilustrasi pria belum bertemu jodoh (shutterstock.com)

Akibat kecewa karena terus diejek netizen, Zhang Kunwei membagikan curhatan bahwa hanya pria tampan dan kaya di China yang bisa punya pacar.

"Hanya sedikit orang yang telah sukses yang bisa menemukan pasangan, sementara pria biasa-biasa saja tidak bisa menemukan cara untuk menarik perhatian lawan jenis," curhat Zhang.

Bagaimana menurut Anda soal usaha pria ini demi mendapatkan jodoh?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agnez Mo Ganti Gaya Rambut, Warganet Malah Sibuk Komentari Bentuk Bibir

Agnez Mo Ganti Gaya Rambut, Warganet Malah Sibuk Komentari Bentuk Bibir

Lifestyle | Rabu, 14 April 2021 | 17:00 WIB

Ditolak Balikan, Mahasiswa ini Nekat Sebar Video Mesum dengan Mantan Pacar

Ditolak Balikan, Mahasiswa ini Nekat Sebar Video Mesum dengan Mantan Pacar

Jogja | Rabu, 14 April 2021 | 13:43 WIB

Dapat Kado Tes DNA, Wanita Ini Malah Syok Ternyata Pacaran dengan Sepupu

Dapat Kado Tes DNA, Wanita Ini Malah Syok Ternyata Pacaran dengan Sepupu

Lifestyle | Rabu, 14 April 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:49 WIB

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:45 WIB

Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari

Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:38 WIB

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:35 WIB

Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027

Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:33 WIB

Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya

Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:33 WIB

×