Budidaya Tanaman Porang Sedang Tren, Anda Mau Coba?

Rifan Aditya

Kamis, 15 April 2021 | 10:24 WIB
Budidaya Tanaman Porang Sedang Tren, Anda Mau Coba?
Budidaya tanaman porang - Ilustrasi tanaman porang. (Dok: Kementan RI)

Suara.com - Tanaman porang belakangan ini seperti menjadi primadona baru dan sedang tren. Penasaran bagaimana cara budidaya tanaman porang yang ideal? Simak penjelasannya berikut.

Sempat dikabarkan menjadi salah satu tanaman yang berpotensi memiliki nilai besar, porang kemudian mendapat perhatian banyak orang. Tak sedikit yang mencari tahu bagaimana cara budidaya tanaman porang, untuk turut mengikuti tren dan mencoba peruntungan. Meski demikian, pada akhirnya jika benar-benar diusahakan, tanaman ini sebenarnya bisa tumbuh dengan baik.

Budidaya Tanaman Porang

Tidak seperti kebanyakan tanaman dengan nilai ekonomi yang tinggi, porang ternyata cukup mudah dibudidayakan. Berikut beberapa langkah budidaya tanaman porang secara ideal, tinggal menyesuaikan saja luas lahan dan jumlah tanamannya.

  1. Menyiapkan Lahan
    Tanaman porang yang ditanam di lahan terbuka memberikan kesempatan hasil yang lebih baik dan berkualitas. Anda cukup membersihkan gulma dan melakukan pembajakan lahan agar menjadi gembur. Siapkan lubang tanam dengan jarak 25 x 50 cm atau 25 x 60 cm, dan isi dengan sekam serta pupuk kompos.
  2. Cara Menanam Porang
    Direkomendasikan melakukan penanaman pada awal musim hujan, antara bulan Oktober hingga Desember. Pembibitan bisa dilakukan di dalam polybag, untuk kemudian dipindahkan ke tanah.
  3. Perawatan Tanaman Porang
    Perawatan yang dilakukan dapat dikatakan standar, yakni dengan pembersihan gulma,meninggikan guludan, serta memberikan pupuk dan melakukan penjarangan. Proses penjarangan sendiri perlu dilakukan ketika Anda memutuskan untuk menanam 3 hingga 4 batang porang dalam satu lubang agar umbi bisa tumbuh lebih besar
  4. Pemanenan
    Budidaya tanaman porang merupakan budidaya yang bisa cepat dinikmati hasilnya. Hanya dalam waktu 7 bulan setelah penanaman, Anda sudah bisa memanen hasilnya. Namun untuk penanaman menggunakan bibit katak, waktu yang diperlukan lebih lama, yakni sekitar 18 sampai 24 bulan.

Nah, itu tadi cara budidaya tanaman porang secara ideal yang bisa Anda gunakan sebagai acuan. Tentu saja jika ingin mendapatkan penjelasan yang lebih cermat Anda bisa mencari informasi di sumber atau buku, dimana penjelasan yang diberikan akan lebih spesifik.

Namun demikian, acuan yang ditulis di atas juga sudah dapat dicoba untuk dipraktekkan.  Jadi, segeralah memulai, dan semoga Anda bisa berhasil dalam budidaya tanaman porang yang bernilai ekonomi tinggi. Selamat mencoba!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Dekat dengan Tanaman Porang, Si Umbi Tunggal Bahan Baku Shirataki

Lebih Dekat dengan Tanaman Porang, Si Umbi Tunggal Bahan Baku Shirataki

Lifestyle | Jum'at, 09 April 2021 | 10:23 WIB

Tanaman Porang: Cara Menanam, Jenis, Manfaat dan Harganya

Tanaman Porang: Cara Menanam, Jenis, Manfaat dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 08 April 2021 | 19:06 WIB

Manfaat Porang, Dikonsumsi buat Diet hingga Bahan Produk Perawatan Wajah

Manfaat Porang, Dikonsumsi buat Diet hingga Bahan Produk Perawatan Wajah

Riau | Minggu, 04 April 2021 | 13:29 WIB

Terkini

Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian

Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.594.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.594.000/Gram

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:24 WIB

PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu

PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Senin Pagi, Pantau Saham Emas

IHSG Bergerak Dua Arah Senin Pagi, Pantau Saham Emas

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Cara Mengetahui Elemen Shio Berdasarkan Tahun Lahir dan Jam Lahir, Ini Panduannya

Cara Mengetahui Elemen Shio Berdasarkan Tahun Lahir dan Jam Lahir, Ini Panduannya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:02 WIB

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Lampung | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:17 WIB

×