Tips Utama Mengelola Keuangan Kelaurga: Tentukan Prioritas

Senin, 19 April 2021 | 15:34 WIB
Tips Utama Mengelola Keuangan Kelaurga: Tentukan Prioritas
ilustrasi mengelola keuangan. (Shutterstock)

Suara.com - Mengelola keuangan keluarga tidak bisa dilakukan serampangan. Bagi yang sudah berkeluarga, skala prioritas harus dilakukan agar tidak menimbulkan konflik karena salah pengelolaan keuangan.

Jika belum menikah, mengatur keuangan mungkin hanya tentang ongkos dan biaya hidup.

Tetapi setelah menikah, mengatur keuangan memiliki banyak faktor, mulai dari cicilan rumah, biaya anak sekolah, juga keperluan rumah tangga lainnya.

Menurut CEO @Zapfinance Prita Hapsari Ghozie, yang paling penting dalam mengatur keuangan keluarga adalah memahami status finansial keluarga.

Bukan tentang seberapa kaya dan besar pendapatan Anda, tetapi apakah keuangan dalam keadaan sehat atau tidak.

"Itu indikator yang bisa diobrolin. Pertama kita bisa ngertiin, apakah kondisi keuangan kita sehat atau gawat. Yang kedua, belajar membuat prioritas pengeluaran. Dan ketiga bagaimana kekuatan keuangan keluarga, seperti seberapa kuat saat tertimpa darurat. Karena itu dana darurat penting," ungkapnya dalam webinar @Ibupedia Tips Menata Keuangan Keluarga, beberapa waktu lalu.

Sebelum menikah, pasangan perlu membicarakan terkait pengeluaran dan keuangan.

"Penghasilan gaji itu gampang, seperti kerja di mana, seberapa kerja kerasnya Tapi kalau urusannya pengeluaran, kita bicarakan prioritas," ungkap Prita Hapsari Ghozie.

Ia melanjutkan, prioritas pengeluaran harus dibicarakan yang paling utama dalam keluarga. Setelah itu, bicarakan bagaimana tata kelola keuangan yang diinginkan, seperti siapa yang memegang keuangan.

Baca Juga: Agar Dompet Tak Kosong Mlompong, Ini Tips Mengelola Keuangan Saat Ramadhan

"Ideal yang memegang keuangan itu istri, karena perempuan lebih dekat dengan situasi rumah tangga," ungkapnya.

Ia mengatakan, perlu ada pengelompokkan keuangan saat pengeluaran, yakni living, saving, playing.

"Living sebisa mungkin lima puluh persen dari penghasilan kita, kalau saving tiga puluh persen, dan playing dua puluh persen," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI