Setahun Pasca Pandemi, Kegiatan Pariwisata Mulai Menggeliat

Kamis, 22 April 2021 | 15:43 WIB
Setahun Pasca Pandemi, Kegiatan Pariwisata Mulai Menggeliat
Ilustrasi traveling atau liburan. (Shutterstock)

Suara.com - Kegiatan pariwisata jadi salah satu industri yang terpuruk akibat kondisi pandemi Covid-19. Terutama selama tahun 2020 saat virus SARS Cov-2 tersebut menyebar ke banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun setahun pasca situasi pandemi, geliat wisata mulai bangkit sejak awal tahun 2021. Hal ini terlihat dari makin banyaknya pelaku usaha travel yang berjualan melalui platform daring.

EVP of Digital Produk dan Automotif Kategori Blibli Lay Ridwan mengatakan, bahkan penjualan sektor wisata pada periode kuartal satu 2021 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2020.

"Banyak pemain tour and travel semakin aktif berjualan di Blibli. Apalagi sejak mulainya pandemi membandingkan performa kuarter 1 tahun 2021 dengan periode yang sama di 2020. Jumlah penjual dari kategori ini meningkat sebesar 50 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pemain tour and travel sudah mulai melihat bahwa digital atau ecommerce adalah salah satu cara untuk bisa menjangkau pasar di masa pandemi," papar Lay dalam webinar online, Kamis (22/4/2021).

Seperti halnya yang terjadi di Blibli. Menurut Lay, masuknya para seller baru mendongkrak jumlah produk wisata mulai dari virtual tour hingga kupon perjalanan. Produk jenis tersebut bertumbuh sebesar 4 kali lipat di kategori travel jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu mengakibatkan pilihan produk otomatis semakin beragam dan juga jadi peluang bagi para pelaku travel untuk menghadirkan inovasi baru.

"Contohnya virtual tour yang kami sediakan di platform Blibli. Karena dengan mengadopsi teknologi ini para industri pariwisata bisa menciptakan peluang baru untuk melayani pelanggan yang tetap ingin menjalankan aktivitas pariwisata di tengah protokol kesehatan," ucapnya.

Pemanfaatan teknologi sebagai upaya mewujudkan inovasi juga dilakukan dengan mengakses big data untuk mempelajari dan memberikan gambaran tren produk pariwisata yang paling banyak diminati oleh pelanggan. Sebab tentunya ada perubahan dalam pilihan destinasi favorit masyarakat selama pandemi dengan lebih mengutamakan aktor kebersihan, keamanan, dan kenyamanan.

"Sehingga semuanya nanti bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri untuk meningkatkan tawaran paket tour dan sebagainya. Sehingga produk yang ditawarkan itu sesuai dengan trend dan minat dari pelanggan," jelas Lay.

Baca Juga: Presidential Cycling Tour of Turkey Sukses Diselenggarakan di Kapadokya

Sejalan dengan kampanye yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya mengatakan bahwa saat ini faktor kesehatan menjadi hal yang utama dalam orang melakukan pergerakan atau perjalanan.

"Kalau dulu mungkin lebih suka ramai, kalau sekarang orang lebih suka less crowded yang open space. Inilah mau, enggak mau sarananya harus digital. Dulu dia (wisatawan datang) sering dan tinggal sebentar, sekarang jarang tapi long stay. Inilah terjadi perbedaan trend dalam wisata," ucapnya dalam kesempatan webinar yang sama.

Menurutnya, kondisi itu terjadi di semua negara yang mengalami pandemi Covid-19. Sehingg pada 2021 ini kesehatan jadi kampanye pertama Kemenparekraf dalam promosi pariwisata melalui program Indonesia Care.

Selain itu juga dengan mengampanyekan wisata domestik yang menekankan #DiIndonesiaSaja.

"Kalau semua bisa sepakat menggunakan hastag itu, bisa lebih kuat implikasinya. Karena promosi bukan hanya tugas pemerintah, tapi semua komponen masyarakat," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI