Jusuf Hamka Bongkar Dalang Peristiwa Mei 1998, Sebut Masih Hidup dan Dapat Jabatan dari Prabowo

Sumarni, Ismail

Rabu, 02 Juli 2025 | 10:49 WIB
Jusuf Hamka Bongkar Dalang Peristiwa Mei 1998, Sebut Masih Hidup dan Dapat Jabatan dari Prabowo
Jusuf Hamka ungkap di balik dalang peristiwa kerusuhan 98 di podcast Uya Kuya [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Pengusaha jalan tol sekaligus tokoh filantropi, Jusuf Hamka, kembali menjadi perbincangan publik.

Sosok yang dikenal banyak membangun masjid ini tiba-tiba membuat pengakuan mengejutkan soal dalang di balik kerusuhan Mei 1998, salah satu episode kelam dalam sejarah Indonesia.

Pengakuan tersebut disampaikannya saat menjadi tamu dalam podcast Uya Kuya, yang tayang baru-baru ini.

Potongan perbincangan mereka pun dengan cepat viral dan menyedot perhatian warganet karena menyentuh isu sensitif yang masih membekas di benak masyarakat.

“Pak Yusuf tahu nggak dalangnya, terlepas mau bicara atau tidak?” tanya Uya membuka obrolan.

Jusuf Hamka ungkap di balik dalang peristiwa kerusuhan 98 (YouTube)
Jusuf Hamka ungkap di balik dalang peristiwa kerusuhan 98 di podcast Uya Kuya (YouTube)

Dengan raut tenang, Jusuf Hamka menjawab penuh keyakinan, “Saya tahu. 95 persen saya tahu kira-kira orangnya.”

Pernyataan tersebut langsung memicu rasa penasaran dari Uya Kuya. Bahkan komedian sekaligus anggota DPR itu terus menggali informasi lebih jauh terkait sosok yang dimaksud.

“Dalangnya masih hidup sampai sekarang?” tanya Uya lagi.

“Yang master mind-nya masih hidup,” jawab Jusuf Hamka tanpa ragu.

baca juga

Lebih jauh, Jusuf Hamka juga menekankan bahwa dalam peristiwa Mei 1998, banyak fitnah yang sengaja disebarkan untuk menggiring opini publik.

Potret Uya Kuya (Instagram)
Jusuf Hamka ungkap di balik dalang peristiwa kerusuhan 98 di podcast Uya Kuya (Instagram)

Ia menolak anggapan bahwa Orde Baru sepenuhnya harus disalahkan atas kekacauan tersebut.

“Saya harus ceritakan, jangan kita memfitnah Orde Baru yang buat ini. Tidak. Kalau yang menjatuhkan Orde Baru itu mahasiswa, itu betul. Tapi setelah itu ditunggangi dan disusupi,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa banyak tokoh juga menjadi korban fitnah pada saat itu, termasuk keluarga Presiden Soeharto hingga Prabowo Subianto.

“Kemudian difitnahlah berbagai macam pihak, seperti keluarganya Pak Harto difitnah, Pak Prabowo ini fitnah semua,” tambahnya.

Jusuf juga menyoroti kejanggalan lain yang ia temui saat kerusuhan meletus pada 13 dan 14 Mei 1998. Ia mempertanyakan mengapa pasukan militer tidak segera turun tangan, padahal situasi saat itu sangat genting.

“Maaf, saya tidak bela siapa-siapa, tapi saya tahu terjadi hal itu. Kenapa waktu 13 Mei kerusuhan, 14 Mei panglima masih pergi ke Brigif Satu di Malang? Panglima tidak mengerahkan pasukan,” tutur Jusuf Hamka.

Ia menyebut bahwa Prabowo saat itu tidak memiliki kekuatan karena sudah dilucuti, dan bukan hanya pasukannya, tapi semua tentara tidak diberi izin untuk keluar dari barak.

“Kemudian dilemparkanlah seolah Prabowo yang buat. Prabowo sudah dilucuti. Semua tentara, bukan hanya tentara Prabowo, semua pasukan tidak boleh keluar dari barak,” jelas Jusuf.

Informasi ini ia dapatkan dari seorang tokoh militer yang saat itu berpangkat Mayor, yakni alm. Donny Munardo.

“Yang menceritakan semua almarhum Donny Munardo. Waktu itu dia masih mayor,” katanya.

Jusuf Hamka ungkap di balik dalang peristiwa kerusuhan 98 (YouTube)
Jusuf Hamka ungkap di balik dalang peristiwa kerusuhan 98 (YouTube)

Uya yang mendengar penjelasan tersebut langsung menanyakan siapa pihak yang memberi perintah agar tentara tidak dikerahkan saat kondisi ibu kota memburuk.

“Siapa yang memerintahkan saat itu?” tanya Uya penasaran.

Namun Jusuf memilih tidak menyebut nama secara langsung.

“Yang perintah adalah orang yang di atas Prabowo. Ya tentunya yang mempunyai pangkat lebih tinggi,” ujarnya diplomatis.

Ia pun menyindir keputusan pejabat tinggi tersebut yang justru memilih meninggalkan ibu kota saat negara dalam kondisi genting.

“Masa ada kerusuhan tentara tidak boleh mengamankan, tidak boleh keluar, kemudian yang bersangkutan pergi ke luar kota,” katanya.

Menariknya, Jusuf menyebut bahwa nama yang diduga menjadi otak dari tragedi tersebut masih hidup dan bahkan kini berada di dalam lingkaran kekuasaan.

“Kalau mau tahu siapa, mungkin harus baca statementnya Pak Kivlan Zein,” ujar Jusuf memberi petunjuk.

“Alhamdulillah masih di pemerintahan sekarang. Hebatnya Pak Prabowo itu, dia entertain semua master mind orang-orangnya ini,” tutupnya.

Pernyataan Jusuf Hamka ini tentu mengundang banyak reaksi publik, mengingat isu Mei 1998 masih menyisakan luka dan misteri yang belum sepenuhnya terungkap hingga kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Jusuf Hamka Muak Difitnah Pemerintah, Padahal Negara Utang Rp 800 Miliar

Momen Jusuf Hamka Muak Difitnah Pemerintah, Padahal Negara Utang Rp 800 Miliar

Entertainment | Kamis, 24 April 2025 | 17:14 WIB

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo, Bos MNC Group yang Digugat Jusuf Hamka!

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo, Bos MNC Group yang Digugat Jusuf Hamka!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 17:42 WIB

Kekayaan Fantastis Jusuf Hamka, Bos Jalan Tol yang Gugat Konglomerat Hary Tanoesoedibjo ke Pengadilan!

Kekayaan Fantastis Jusuf Hamka, Bos Jalan Tol yang Gugat Konglomerat Hary Tanoesoedibjo ke Pengadilan!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 16:35 WIB

Bos Tol CMNP Jusuf Hamka Gugat Taipan MNC Hary Tanoe

Bos Tol CMNP Jusuf Hamka Gugat Taipan MNC Hary Tanoe

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 05:29 WIB

Dua Anak 'Raja Tol' Jusuf Hamka Kompak Mundur dari Deretan Bos CMNP

Dua Anak 'Raja Tol' Jusuf Hamka Kompak Mundur dari Deretan Bos CMNP

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:18 WIB

Temani dari Nol, Jusuf Hamka Puji Sang Istri yang Ultah ke-70: Wanita Besi Berhati Emas

Temani dari Nol, Jusuf Hamka Puji Sang Istri yang Ultah ke-70: Wanita Besi Berhati Emas

Entertainment | Kamis, 26 Desember 2024 | 14:58 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×