5 Hal yang Membuat Hunian Terasa Sempit, dan Cara Menyiasatinya

Vania Rossa

Senin, 26 April 2021 | 13:30 WIB
5 Hal yang Membuat Hunian Terasa Sempit, dan Cara Menyiasatinya
Penyebab Hunian Terasa Sempit. (Dekoruma)

Suara.com - Sebagai tempat tinggal, beristirahat, dan menjalankan aktivitas sehari-hari, hunian harus menjadi ruang tumbuh yang sehat, nyaman, dan menyenangkan. Umumnya, karakteristik tempat tinggal yang ideal adalah bersih, rapi, berpencahayaan cukup, dan leluasa. Tapi, bagaimana jika hunian terasa sempit?

Bila hunian dalam kondisi yang tidak prima, terutama soal kebersihan dan kerapian, kenyamanan tinggal di rumah akan terganggu. Bahkan kesehatan anggota keluarga juga bisa terganggu.

Begitu pula ruang gerak tempat tinggal. Penghuni rumah sudah seharusnya bisa bergerak dengan leluasa di dalam rumah tanpa terasa sesak. Akan sangat mengganggu ketika banyak furnitur atau barang-barang yang menghalangi dan membuat rumah terasa penuh dan sempit.

Benda-benda yang berceceran mungkin satu hal kasat mata yang membuat rumah terasa sesak. Namun, ada hal-hal yang tampak biasa atau sepele, tapi justru memperparah rasa claustrophobic di dalam rumah. Identifikasi hal-hal itu untuk segera diperbaiki atau diganti.

Untuk itu Dekoruma memberikan daftar hal-hal yang membuat hunian terasa semakin sesak, sempit, dan terbatas ruang geraknya.

1. Cat Dinding Berwarna Gelap
Pertama adalah cat dinding yang berwarna gelap. Abu-abu tua, biru tua, atau hijau tua yang membuat ruangan terkesan muram dan sesak. Apalagi kalau diisi oleh banyak furnitur dan dekorasi.

Ruangan yang gelap dan penuh dengan barang membuat penghuninya terasa dikungkung dalam ruang yang sempit. Belum lagi, cat dinding gelap menyerap lebih banyak panas. Membuat ruangan yang sudah terasa sempit, terasa panas.

Maka dari itu, ada baiknya bila Anda menggunakan cat dinding berwarna cerah, seperti warna putih. Apabila warna putih terkesan membosankan, ada pilihan warna cerah lain yang bisa dikombinasikan dengan warna putih, misalnya mengombinasikan warna putih dengan warta pastel yang lembut.

2. Minim Cahaya Matahari Masuk ke Rumah
Meskipun sudah menggunakan cat dinding berwarna terang, jika tidak ada sumber penerangan alami, ruangan tidak akan terasa lapang. Apalagi kalau di dalamnya terdapat banyak barang dan furnitur. Minimnya cahaya matahari yang masuk ke ruangan dan penggunaan lampu, terutama yang berwarna kuning akan membuat suasana ruangan menjadi berat.

Solusinya, pasang jendela berukuran besar dan dalam jumlah yang memadai. Biarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah untuk memberikan penerangan alami. Membuat bagian dalam rumah lebih segar dan lapang.

baca juga

Sinar matahari yang masuk ke rumah juga lebih sehat untuk penghuni rumah dan membuat tanaman indoor dapat tumbuh dengan sempurna.

3. Kurangnya Ruang Penyimpanan Barang
Kecenderungan penghuni rumah untuk menumpuk barang tanpa tempat yang memadai jadi salah satu masalah paling umum. Untuk itu, pastikan Anda memiliki ruang penyimpanan yang cukup untuk semua barang-barang di rumah, terutama untuk barang yang jarang digunakan.

Anda juga bisa menggunakan furnitur multifungsi untuk mengurangi penggunaan ruang furnitur. Misalnya, memasang rak di bawah tangga, sofa L yang bagian bawah dudukannya menjadi ruang penyimpanan, atau rangka tempat tidur berlaci.

4. Furnitur Terlalu Banyak dan Besar, Tidak Sesuai Kebutuhan
Terkadang saat melihat foto interior rumah, seseorang sering tergiur dan memutuskan untuk membeli furnitur yang dilihat. Akibatnya, ruangan menjadi penuh sesak dengan furnitur yang tidak tepat guna. Solusinya, gunakan furnitur yang sesuai kebutuhan.

Sebagai upaya menghemat ruang atau space-saving, Anda juga bisa memanfaatkan furnitur vertikal yang bisa dipasang di dinding untuk menambah ruang penyimpanan atau menggunakan furnitur lipat.

5. Terlalu Banyak Dekorasi dan Pajangan
Dekorasi seperti lukisan, ornamen gantung, atau pajangan seperti tanaman palsu bisa menjadi aksen yang menarik dalam sebuah ruangan. Dengan catatan dalam jumlah yang wajar dan penataan yang strategis. Rumah yang terlalu banyak elemen dekorasi, pajangan, atau ornamen justru membuatnya terasa sesak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Inspirasi Furnitur Multifungsi, Solusi Buat Rumah Berukuran Kecil

6 Inspirasi Furnitur Multifungsi, Solusi Buat Rumah Berukuran Kecil

Lifestyle | Minggu, 25 April 2021 | 01:30 WIB

Ingin Dekorasi Rumah, Ini 8 Tips dari Desainer Interior

Ingin Dekorasi Rumah, Ini 8 Tips dari Desainer Interior

Lifestyle | Sabtu, 10 April 2021 | 04:05 WIB

Agar Betah di Rumah Selama Pandemi, Ini Tips Dekorasi Rumah Ala Zata Ligouw

Agar Betah di Rumah Selama Pandemi, Ini Tips Dekorasi Rumah Ala Zata Ligouw

Lifestyle | Jum'at, 09 April 2021 | 18:08 WIB

Terkini

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

×