Pedagang Air Minum Atur Lalu Lintas sampai Lupa Jualan, Warganet Salut

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Selasa, 27 April 2021 | 10:00 WIB
Pedagang Air Minum Atur Lalu Lintas sampai Lupa Jualan, Warganet Salut
Ilustrasi Macet. (pexels.com/@aayushsri)

Suara.com - Kemacetan masih menjadi salah satu masalah di sejumlah jalan Jakarta. Kemacetan kerap terjadi terutama di jam sibuk saat pagi maupun sore hari.

Akun TikTok @janes_cs membagikan video momen tak terduga saat tengah terjebak macet. Saat itu, wanita ini tengah terjebak macet di Slipi, Jakarta Barat.

Di tengah kemacetan tersebut, seorang pedagang air minum secara sukarela membantu mengurai kemacetan. Pedagang air minum itu berdiri di tengah jalan masih dengan barang jualannya.

Pria paruh baya tersebut mencoba mengatur lalu lintas yang terjadi di sebuah persimpangan. Wanita ini menyebutkan, aksi pedagang air minum itu sangat membantu.

Pasalnya, di lampu merah dari arah wanita ini berhenti sangat cepat berubah. Wanita ini berada di arah dari Slipi menuju Tomang.

Penjual air minum atur lalu lintas (TikTok @janes_cs)
Penjual air minum atur lalu lintas (TikTok @janes_cs)

Karena kondisi jalan yang tengah padat, pengendara dari arah lain yang ada di sebelah kirinya kesulitan untuk lewat. Pengendara dari arah sana bahkan tak kunjung bisa berjalan.

Akhirnya, pedagang air minum itu membantu memberi tanda pada pengendara dari arah Slipi menuju Tomang untuk berhenti. Hal ini agar pengendara dari arah lain itu bisa lewat lebih dulu.

Pengendara dari arah Slipi menuju Tomang pun mengikuti arahan tersebut meski lampu sudah menunjukkan hijau. Tak ada pengendara yang ribut membunyikan klakson saat kejadian ini.

Karena sibuk mengatur lalu lintas, pedagang air minum itu bahkan sampai lupa berdagang. Ia rela meluangkan waktunya untuk mengatur lalu lintas.

baca juga

Video ini pun menarik banyak perhatian warganet. Ribuan komentar memenuhi unggahan ini.

"Yakin dah bentar lagi si bapaknya viral. Semoga si bapak sehat selalu, semoga rezekinya lancar," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Tukang airnya baik banget. Mobil-mobilnya juga baik banget. Saling menghargai," ujar warganet ini.

"Salut sama bapaknya. Salut juga sama pengendara yang sabar rela nunggu walaupun lampu udah hijau," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, kurang dari 24 jam, video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Pesanan 50 Bungkus Es Kelapa, Motor Pedagang Ini Malah Dibawa Kabur

Dapat Pesanan 50 Bungkus Es Kelapa, Motor Pedagang Ini Malah Dibawa Kabur

Lifestyle | Kamis, 22 April 2021 | 20:15 WIB

Sedih, Baru Mau Jualan, Gerobak Kakek Pedagang Es Buah Ini Malah Ambruk

Sedih, Baru Mau Jualan, Gerobak Kakek Pedagang Es Buah Ini Malah Ambruk

Lifestyle | Senin, 19 April 2021 | 12:51 WIB

Pedagang Pakaian di Pelataran Masjid Al Markaz Prediksi Bakal Rugi

Pedagang Pakaian di Pelataran Masjid Al Markaz Prediksi Bakal Rugi

Sulsel | Minggu, 18 April 2021 | 03:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×