Cocok untuk Keluarga, Ini Tips Pakai Seragam Batik Saat Lebaran

Kamis, 29 April 2021 | 07:38 WIB
Cocok untuk Keluarga, Ini Tips Pakai Seragam Batik Saat Lebaran
Ilustrasi batik. (Shutterstock)

Suara.com - Umat Islam sudah memasuki pertengahan bulan Ramadhan, itu artinya Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah sudah semakin dekat.

Sudah menjadi kebiasaan bagi umat Islam menyambut Lebaran dengan berburu baju yang akan dikenakan di hari besar tersebut. Tak ayal baju bergaya modest atau sopan menjadi incaran.

Tapi bagaimana dengan batik, apa cocok mengenakan batik saat Hari Raya Lebaran?

Menurut seorang desainer, Astika Aquilla, memakai batik di Hari Raya sangat normal dan bisa dilakukan. Hanya saja, ia sangat tidak menyarankan mengenakan batik dengan motif gigantik seperti motif batik parang.

"Pasti orang kalau Lebaran pakai motif yang tidak terlalu batik. Kalau batik parang, kan batik banget," kata desainer yang dikenal kerap merancang busana untuk jenama Tepa Selira itu kepada Suara.com, beberapa waktu lalu.

Adapun motif yang bisa dipilih adalah motif-motif batik namun dengan corak yang lebih kecil seperti bunga yang ada pada batik kawung.

Tidak hanya itu, pemilihan warna juga harus sangat diperhatikan termasuk memilih warna-warna pastel yang hangat dan menawan.

Meski pastel pada batik akan menimbulkan kesan batik memudar, namun warna pastel dipercaya akan mmberikan tampilan manis dan sedap dipandang, serta lebih santai dan tentram di hari yang fitrah nantinya.

Tips pakai batik sekeluarga saat lebaran
Kiat ini juga bisa diterapkan untuk digunakan bersama keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, serta anak lelaki dan perempuan saat Hari Raya Idulfitri nanti.

Baca Juga: Ngeri! Adu Banteng Avanza Vs BST Solo, Polisi Periksa Kedua Sopir

Astika mengatakan, saat memakai batik seragam, sosok ibu dapat dijadikan poros dan mengenakan motif utama dalam keluarga. Pilih motif full batik yang dipakai ibu, dengan anggota keluarga lain menyesuaikan.

Anak balita perempuan biasanya akan mengenakan model dan motif yang sama dengan yang dikenakan ibu, namun dengan ukuran yang jauh lebih kecil.

Sementara untuk ayah dan anak lelaki dibuat cenderung polos dengan sedikit aksen motif batik yang sama dengan si ibu agar terlihat senada.

"Bapaknya kita bikin polosan, tapi ada kayak aksen lebih gelap dari batiknya, nanti kita kasih aksen batik kita seragamkan dengan anak laki-lakinya si bapak itu," pungkas Astika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI