Hari Pendidikan Nasional: Masih Banyak Sekolah Tak Layak

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 03 Mei 2021 | 13:10 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Masih Banyak Sekolah Tak Layak
Ilustrasi sekolah.

Suara.com - Pendidikan sangatlah penting bagi masyarakat, karena itu di Hari Pendidikan Nasional ini, Minggu (02/5/2021), pendidikan tidak hanya formalitas saja. Melainkan membentuk pribadi seseorang secara kualitas. Mulai dari wawasan, pengembangan diri, dan juga peningkatan sumber daya yang baik di masa mendatang.

Lewat acara daring bertema Pendidikan Yang Inklusif, Aman Dan Berkualitas Di Sekolah Indonesia, menurut Koordinator Program Pro InQluEd Sambas Nuryani, kondisi pendidikan di daerah Sambas memiliki nilai merah. Seperti di bagian sarana prasarana dan SDM.

“Jadi keadaan yang memprihatinkan ini butuh dorongan dari semua pihak, agar bisa terjadinya pemerataan kualitas pendidikan yang lebih baik di kabupaten Sambas,” ungkap Nuryani, Minggu (02/5/2021).

Nuryani menambahkan, segi SDM seperti tenaga kependidikan, dari jumlahnya sudah hampir cukup. Tetapi kualitas dan penyebarannya yang masih belum memadai.

Hari pertama masuk sekolah, Senin (27/7).
Hari pertama masuk sekolah, Senin (27/7).

“Kemudian dari segi SDM, khususnya tenaga kependidikannya, sudah hampir cukup jumlahnya. Cuma dari kualitas dan penyebarannya. Karena di Sambas sendiri terdiri dari daerah pedesaan, yang ketika mengaksesnya perlu perjalanan yang lumayan jauh,” jelasnya.  

Kemudian ia menyebut banyak kesulitan dalam mengakses keadaan pendidikan, seperti perjalanan ke sekolah.

“Masih terdapat kesulitan mengakses keadaan pendidikan, seperti jalan ke sekolah. Sebenarnya mungkin dekat dengan perkampungan, tapi karena tidak ada akses jembatan atau ada jalan yang rusak, yang akhirnya menyebabkan siswa di sekolah dasar agak susah mengakses pendidikannya,” paparnya.

Lewat program Pro InQluEd tersebut, Nuryani mendampingi 10 sekolah dasar di 6 kecamatan di Kabupaten Sambas. Namun, keadaan sarana prasarana masih terjadi adanya sekolah yang rusak.

“Kita ada satu sekolah misalnya di SDN 02 Dalam Kaung, jaraknya cuma lima menit dari kantor Bupati. Itu kekurangan ruang kelas, kemudian tidak adanya toilet yang baik, kemudian keadaan sarana prasarana seperti plafon yang rusak,” pungkasnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Sekolah Online, Ini Potret Anak-anak Belajar di Tepi Sungai Progo

Kritik Sekolah Online, Ini Potret Anak-anak Belajar di Tepi Sungai Progo

Jawa Tengah | Minggu, 02 Mei 2021 | 15:16 WIB

Ini Poin Penting Pidato Nadiem Makarim di Hari Pendidikan Nasional 2021

Ini Poin Penting Pidato Nadiem Makarim di Hari Pendidikan Nasional 2021

News | Minggu, 02 Mei 2021 | 11:11 WIB

Peringati Hardiknas 2021, Menteri Nadiem dan Jokowi Gelar Diskusi Terbuka

Peringati Hardiknas 2021, Menteri Nadiem dan Jokowi Gelar Diskusi Terbuka

News | Minggu, 02 Mei 2021 | 06:32 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×